Menu

Mode Gelap
Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani Perkuat Integritas dan Kinerja, DPRD Luwu Ikuti Bimtek Transparansi Tata Kelola Pemerintahan Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Rumaju, Dorong Kesadaran Masyarakat akan Kepastian Hukum Tanah Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Salubua, Warga Diimbau Tertib Batas Tanah dan Hindari Sengketa Kantor Pertanahan Kabuapten Luwu Edukasi Warga Setiarejo Terkait PTSL Terintegrasi ILASPP, Perkuat Transparansi dan Kepastian Hukum Pertanahan

Kriminal

Viral Di Medsos, Pengeroyokan Pelajar di SMPN 7 Palopo

badge-check


					Viral Di Medsos, Pengeroyokan Pelajar di SMPN 7 Palopo Perbesar

PALOPO,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Sebuah aksi pengeroyokan terhadap salah satu pelajar di Kota Palopo kembali terjadi dan viral dimedia sosial.

Sebelum dikeroyok, korban di kelilingi oleh para terduga pelaku kemudian korban di pukul dan ditendang.

Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Akhmad Risal menjelaskan, kronologis kejadian tersebut bermula saat korban tengah menunggu jemputan orang tuanya di sekitar SMPN 7 Palopo.

“Tiba-tiba salah satu dari pelaku menanyakan “kamu anak mana” korban menjawab “saya anak yosdar,”. Kemudian pelaku ini secara bersama-sama memukul korban sebagai mana yang tayang di media sosial,” jelasnya

Dikatakannya, saat ini pihaknya telah mengamankan enam orang pelaku pengeroyokan tersebut.

“Untuk sekarang, yang sudah kita lakukan pemeriksaan terhadap pelaku anak ini sudah Enam orang,” kata Akhmad.

Pasca kejadian tersebut korban kemudian mendapat perawatan medis di salah satu rumah sakit.

“Korban masih dirawat sakit. Korban mengalami luka pada bagian kepala dan bagian badan,” ungkapnya.

Dari enam pelaku pengeroyokan terhadap anak tersebut, empat orang diantaranya masih berstatus pelajar.

“Empat pelaku anak yang masih bersekolah dan dua pelaku tidak bersekolah. Mereka semua anak dibawa umur,” jelasnya.

Akhmad menyebut, terkait kekerasan terhadap anak sebulan terakhir, pihaknya telah menangani 7 kasus.

“Yang kami tangani terkait perkara kasus anak hingga saat ini ada Tujuh kasus. Rata-rata pemicunya itu ketersinggungan,” sebut Kasat Reskrim.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada orang tua para pelajar di Kota Palopo untuk mengawasi dan mengontrol anak-anaknya.

“Kami selaku aparat kepolisian memohon kepada orang tua anak supaya membantu kami untuk mengawasi dan mengontrol anak -anak kita ini dalam bergaul diluar,” imbuhnya.

Baca juga

Berdarah di Dini Hari: Tawuran Maut di Walenrang Luwu Tewaskan 1 Pemuda, 3 Lainnya Luka Tembak dan Busur

5 April 2026 - 16:58 WITA

Pelaku Pencurian Berujung Maut di Luwu Ditangkap Saat Bersembunyi di Rumah Rekan

3 Maret 2026 - 18:41 WITA

Tim Gabungan Polres Luwu Ungkap Tindak Pidana Pengerusakan Rumah Kades di Wilayah Kecamatan Bua

2 Februari 2026 - 09:10 WITA

Pencuri Cengkeh Tertangkap Basah di Lingkungan Biru, Larompong – Diamankan Warga di Jalan Trans Sulawesi.

3 Oktober 2025 - 20:52 WITA

Pertikaian Berujung Maut, Kakak Tewas Ditikam Adik di Ponrang Selatan

27 September 2025 - 12:43 WITA

Trending di Kriminal