KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, -Kondisi Sungai Desa Raja, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu saat ini kian memprihatinkan. Sebab tiap hujan deras, selalu diiringi dengan banjir. Akibatnya bantaran sungai mengalami longsor atau pengikisan bibir sungai.
Masyarakat sekitar bantaran Sungai Raja mengungkapkan bahwa bibir Sungai di Desa Raja rawan longsor tiap musim hujan di iringi air pasang membuat air jadi meluap dan memicu terjadinya longsor.
“Sungai Desa Raja kian dangkal dan melebar, akibat longsor sungai semakin dekat dari rumah penduduk,” ungkapnya.

Sekretaris Desa Raja saat di konfirmasi awak media Rabu pagi,30/04/2025,mengatakan benar adanya laporan dari salah satu warga Desa Raja, “Dalam minggu ini tepatnya di hari Kamis 24/04/25 malam sekitar pukul 21.09 Wita, terjadi longsor yang mengakibatkan meluasnya bibir sungai hingga ke pemukiman yang mengancam keselamatan rumah warga sekitar bantaran Sungai Raja.
Hal ini hampir terjadi di sepanjang Sungai Desa Raja, yang meliputi Empat Dusun, yakni Dusun Kampung Baru, Dusun Jalajja, Dusun Balambang dan Dusun Pantai Bahari. “bebernya”
Lanjut,- Iya juga menambahkan, Akibat hujan deras di sertai pasangnya air laut membuat air sungai meluap mengakibatkan rumah warga terendam banjir. Di saat air surut, badan sungai terus melebar karena pinggiran sungai mengalami abrasi akibat pinggir sungai mengalami longsor. Terlebih akhir-akhir ini intensitas hujan yang cukup tinggi membuat warga sekitaran Sungai Desa Raja semakin cemas. “ungkapnya”
Untuk itu Pemerintah Desa bersama Warga Desa Raja meminta adanya perhatian yang lebih serius dari Dinas terkait agar bibir sungai yang ada di Desa Raja di pasangkan Batu Bronjong atau tembok penahan tebing, agar bisa meminimalisir terjadinya Longsor.Dengan dibangun bronjong ini untuk melindungi dan memperkuat struktur tanah di sekitar agar tidak terus terkikis saat banjir
“Semoga apa yang menjadi harapan kami dapat terwujud melalui Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat.” (kurty)







