Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan Pemdes Cimpu Gelar Musrenbang RKP Desa 2027, Bahas Program Prioritas dan Salurkan Insentif Aparat Keagamaan Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial Ditreskrimsus Polda Sulsel dan Polres Luwu Tertibkan Aktivitas PETI di Bajo Barat, Tiga Alat Berat Diamankan

Bencana

Kebakaran Hutan Kembali Terjadi di Tiromanda, Diperkirakan 100 Hektare Lahan Terbakar

badge-check


					Kebakaran Hutan Kembali Terjadi di Tiromanda, Diperkirakan 100 Hektare Lahan Terbakar Perbesar

KAB LUWU ,TEROPONGSULSELJAYA.com,-Kebakaran hutan kembali terjadi di wilayah Desa Tiromanda, Dusun Kombong, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Kamis, 27 Agustus 2026.

Informasi yang dihimpun, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 09.00 WITA dan hingga siang hari masih terus menjalar ke sejumlah kawasan, termasuk lahan dan kebun milik warga.

Sejumlah tim pemadam kebakaran (Damkar) bersama satu unit kendaraan pemadam telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Petugas juga mendapat bantuan dari beberapa tim SAR dari Mako Brimob Batalyon D Pelopor Tiromanda serta Babinsa.

Namun, proses pemadaman menghadapi kendala cukup berat. Kondisi medan yang berada di kawasan perbukitan dan gunung membuat petugas tidak dapat menjangkau seluruh titik api secara maksimal.

Keterbatasan armada juga menjadi salah satu kendala dalam penanganan kebakaran tersebut. Berdasarkan informasi dari pihak Damkar, sebenarnya terdapat dua unit kendaraan pemadam, namun satu unit lainnya mengalami kerusakan dan sudah hampir satu bulan belum dapat digunakan.

Luas lahan yang terbakar saat ini diperkirakan telah mencapai sekitar 100 hektare. Angka tersebut masih berupa perkiraan dan dapat berubah setelah dilakukan pendataan serta pengukuran lebih lanjut oleh pihak terkait.

Kebakaran kali ini juga bukan merupakan kejadian pertama di lokasi tersebut. Berdasarkan data Polisi Kehutanan (Polhut) yang berada di lokasi, sebelumnya kawasan yang sama pernah mengalami kebakaran yang menghanguskan sekitar 20 hektare lahan.

Warga yang berada di sekitar lokasi berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, khususnya dengan menyiapkan armada yang memadai dan dapat beroperasi setiap saat.

Pasalnya, kondisi medan yang sulit membuat pemadaman menggunakan kendaraan dari darat menjadi sangat terbatas. Bahkan, menurut warga, dengan kondisi kebakaran yang semakin meluas, pemadaman dari udara menggunakan helikopter atau pesawat menjadi salah satu opsi yang dinilai paling memungkinkan untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses melalui jalur darat.

Warga berharap langkah cepat dapat dilakukan sebelum kobaran api semakin meluas dan menyebabkan kerugian yang lebih besar, terutama terhadap kebun dan lahan masyarakat.

Redaksi

Baca juga

Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial

2 September 2026 - 01:32 WITA

Rumah Milik Dudu alias Abbe Bodde di Desa Buntu Babang Ludes Dilalap Api, Pemilik Sedang Melayat

6 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Rumah Ketua IWO Luwu Dilalap Api, Empat Bangunan Ludes dalam Hitungan Menit

6 Januari 2026 - 23:28 WITA

Rumah Warga di Bua Luwu Terbakar Saat Malam Tahun Baru

1 Januari 2026 - 00:55 WITA

Rumah Warga di Empang Ludes Terbakar Saat Subuh, Dua Anak Selamat

31 Desember 2025 - 09:00 WITA

Trending di Bencana