Menu

Mode Gelap
Balita yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal di Pengairan Ponrang Selatan Hangatnya Kebersamaan Ramadan, BPN Luwu Buka Puasa Bersama PPAT dan IWO Luwu Raya Dukung Gerakan Pangan Murah, Ketua TP-PKK Luwu Kurniah Patahudding Tinjau Langsung Antusiasme Warga di Belopa Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Pemkab Luwu Gelar Gerakan Pangan Murah: Warga Bisa Beli Sembako Harga Terjangkau Kapolres Luwu Pimpin Apel Pagi dan Pemeriksaan Senpi, Tegaskan Disiplin serta Kepatuhan Prosedur Sambut Idul Fitri 1447 H, Pemkab Luwu Perkuat Koordinasi Jaga Keamanan dan Stabilitas Daerah

Bencana

Kelalaian Fatal: Bakar Sampah Picu Kebakaran di Bukit Sampoddo, Tiga Kios Hangus, Pemilik Terancam Tanggung Jawab Hukum

badge-check


					Kelalaian Fatal: Bakar Sampah Picu Kebakaran di Bukit Sampoddo, Tiga Kios Hangus, Pemilik Terancam Tanggung Jawab Hukum Perbesar

PALOPO,TEROPONGSULSELJAYA.com
– Tindakan ceroboh membakar sampah di kawasan padat bangunan kembali menimbulkan bencana. Sabtu (26/7/2025) sekitar pukul 18.30 WITA, kebakaran hebat melanda Bukit Sampoddo—wilayah perbatasan Kota Palopo dan Kabupaten Luwu—hingga meludeskan tiga kios rumah makan, satu gasebo, satu unit sepeda motor, tabung gas, kompor dua tungku, serta peralatan dapur lainnya.

Korban terdampak adalah Anti, Teti, dan Nia, warga Desa Padang Kalua, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.

Kronologi: Peringatan Diabaikan, Api Tak Terkendali
Menurut kesaksian warga, kebakaran dipicu oleh ulah suami salah satu pemilik kios yang membakar sampah kering di samping bangunan. Seorang warga, Mama Kiki, sempat memperingatkan agar tidak melakukan pembakaran di dekat kios. Namun peringatan itu diabaikan.

Tak lama kemudian, api membesar. Pemilik kios panik, berusaha menyiram air seadanya, tetapi kehabisan pasokan. Alih-alih mencari bantuan, ia justru meninggalkan lokasi dengan mobil, membiarkan api merembet cepat ke bangunan lain. “ungkap salah satu warga di sekitar lokasi kejadian”

Damkar: Pemadaman Satu Jam, Api Lebih Cepat dari Armada
Kasi Pengendali Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palopo, Andi Mappa Onang, menegaskan pihaknya bergerak segera setelah menerima laporan.

“Kami menerima laporan pukul 18.34 WITA dari warga bernama Didit. Lima unit armada langsung dikerahkan. Petugas bersama warga, BPBD, Tagana, dan TNI berjibaku hampir satu jam sebelum api berhasil dikendalikan,” jelasnya.

Data resmi Damkar Kota Palopo mencatat:

Unit dikerahkan: 101, 102, 106, 202, dan 103

Berangkat: 18.36 WITA

Tiba di lokasi: 18.41 WITA

Selesai pemadaman: 20.30 WITA

Kembali ke markas: 21.11 WITA

Regu 3 (standby): 8 personel

Kerugian: 3 kios, 1 motor, tabung gas, kompor, dan peralatan dapur

Pertanyaan Serius: Sampai Kapan Pembakaran Sampah Dibiarkan?
Insiden ini menegaskan bahwa pembakaran sampah sembarangan bukan hanya kelalaian pribadi, tetapi ancaman bagi keselamatan publik. Selain potensi jeratan hukum bagi pelaku, kasus ini memunculkan pertanyaan serius: sampai kapan pembiaran terhadap praktik berbahaya ini akan terus terjadi tanpa pengawasan ketat?
***kurti***

Baca juga

Rumah Ketua IWO Luwu Dilalap Api, Empat Bangunan Ludes dalam Hitungan Menit

6 Januari 2026 - 23:28 WITA

Rumah Warga di Bua Luwu Terbakar Saat Malam Tahun Baru

1 Januari 2026 - 00:55 WITA

Rumah Warga di Empang Ludes Terbakar Saat Subuh, Dua Anak Selamat

31 Desember 2025 - 09:00 WITA

Akses Putus dan Logistik Habis, Kondisi Warga Rusip Antara Semakin Mengkhawatirkan

4 Desember 2025 - 00:20 WITA

Api Lahap Pemukiman Padat Penduduk di Sorowako, Pemerintah Luwu Timur Pastikan Penanganan

27 Agustus 2025 - 20:47 WITA

Trending di Bencana