Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu H. Patahudding Serukan Perang terhadap Judi Online di Awal Ramadhan 1447 H Malam Pertama Ramadan 1447 H, Wabup Luwu Ajak Warga Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial Bupati Luwu Ganjar Juara MTQ XXXIV dengan Paket Umrah dan Hadiah Puluhan Juta Rupiah Jelang Ramadan 1447 H, Pemkab Luwu Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Lama Bajo Ponrang Sabet Juara Umum MTQ XXXIII Luwu, H. Patahudding Dorong Kebangkitan Generasi Qur’ani Wakil Bupati Luwu Buka Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026, Upaya Nyata Kendalikan Inflasi

Daerah

Tragedi DPRD Makassar: Kronologi Korban Per Rumah Sakit

badge-check


					Tragedi DPRD Makassar: Kronologi Korban Per Rumah Sakit Perbesar

MAKASSAR, TEROPONGSULSELJAYA.com, – Kerusuhan yang berujung pada pembakaran Gedung DPRD Makassar, Jumat (29/08/2025) malam hingga Sabtu dini hari, tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga membuat sejumlah pegawai dan aparat mengalami luka serius. Berdasarkan data lapangan, korban tersebar di beberapa rumah sakit di Kota Makassar.

RS Grestelina

Rumah sakit ini menampung sebagian besar korban luka dan satu korban meninggal dunia.

1. Agus – anggota Satpol PP, mengalami luka robek serius pada bagian kaki.

2. Sahabuddin – ajudan Wakil Ketua DPRD Makassar, patah tulang pinggul akibat terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri.

3. Arief – sopir Wakil Ketua DPRD, menderita cedera kaki.

4. Herianto – petugas kebersihan DPRD, mengalami cedera berat pada dada dan kepala.

5. Saiful Akbar – Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Ujung Tanah. Sempat dievakuasi hidup-hidup, namun meninggal dunia saat perawatan.

RS Hermina

Pak Agung – korban dengan kondisi paraplegia akibat trauma serius. Ia mengalami kelumpuhan dan masih dalam perawatan intensif.

RSI Faisal

Satria Pratama, warga Bontomanai, mengalami luka laceratum pada mata kaki kiri akibat terkena benda tajam dengan ukuran luka sekitar 5×2 cm.

RS Primaya

Budi H.S. – pegawai asal Banta-Bantaeng, menderita trauma kapitis berat dengan kondisi GCS rendah. Ia sempat mendapat penanganan intensif, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

RS Bhayangkara

Dua korban meninggal langsung dibawa ke RS Bhayangkara setelah ditemukan di lokasi kejadian:

1. Sarinawati – staf DPRD, ditemukan hangus terbakar di dalam gedung.

2. Akbar Basri – staf Humas DPRD, usia 27 tahun, warga Balang Baru 2, meninggal di tempat kejadian.

Total Korban

Meninggal dunia: 4 orang

1. Saiful Akbar (Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah) – RS Grestelina.

2. Sarinawati (Staf DPRD) – RS Bhayangkara.

3. Akbar Basri (Staf Humas DPRD) – RS Bhayangkara.

4. Budi H.S. (Pegawai, warga Banta-Bantaeng) – RS Primaya.

Luka-luka: 6 orang
(Agus, Sahabuddin, Arief, Herianto, Pak Agung, Satria Pratama)

Dengan jumlah korban yang cukup besar, pihak rumah sakit masih membuka kemungkinan adanya tambahan korban luka yang baru teridentifikasi. Tim BPBD, Damkar, dan relawan SAR masih melakukan penyisiran di sekitar puing gedung DPRD untuk memastikan tidak ada lagi korban tertinggal.

Wakil Ketua DPRD Makassar, Anwar Faruq, menegaskan bahwa tragedi ini menjadi peringatan keras agar aksi protes tidak lagi berujung pada kekerasan. “Kami turut berduka cita yang mendalam. Mari kita hentikan provokasi dan menjaga keamanan bersama,” ujarnya.
***red/kurty***

Baca juga

Bupati Luwu Ganjar Juara MTQ XXXIV dengan Paket Umrah dan Hadiah Puluhan Juta Rupiah

17 Februari 2026 - 18:29 WITA

Jembatan yang Dinanti Warga Akhirnya Berdiri, Bupati Luwu Resmikan Salubua–Kaili di Suli Barat

14 Februari 2026 - 10:15 WITA

Pemkab Luwu Luncurkan Gerakan Jumat Bersih, Dorong Kesadaran Kolektif Jaga Lingkungan

13 Februari 2026 - 18:20 WITA

Bupati Luwu Tekankan Evaluasi dan Penguatan Strategi Dakwah pada Pembekalan Muballigh

12 Februari 2026 - 16:11 WITA

Pemkab Luwu dan Masmindo Dwi Area Serahkan Fasilitas Pengolahan Nilam: Perkuat Usaha dan Peluang Kerja Masyarakat.

12 Februari 2026 - 13:47 WITA

Trending di Daerah