Menu

Mode Gelap
Musdes Desa Cimpu Bentuk Tim Penyusun RKPDes 2027, Prioritaskan Infrastruktur Pertanian Pemdes Senga Selatan Gelar Musdes RKP Desa 2027 dan Rembuk Stunting, Susun Prioritas Pembangunan Respons Cepat Aduan Masyarakat, Kantah Luwu Lakukan Penanganan Sengketa Tanah di Desa Tampumia Kementerian ATR/BPN Bersama Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Reforma Agraria dan Optimalisasi Peran Bank Tanah Kantah Luwu Gelar Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Bandara Bua, Perkuat Sinergi Demi Kepastian Hukum 10 Santri Ma’had Tahfizhul Qur’an Habiburrahman Luwu Resmi Diwisuda sebagai Hafiz 30 Juz

Daerah

Duka di Karang-karangan, Pria 70 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Tergantung di Pohon

badge-check


					Duka di Karang-karangan, Pria 70 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Tergantung di Pohon Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com, – Warga Dusun Karang-karangan, Desa Karang-karangan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, digemparkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia dengan cara gantung diri pada Senin pagi, 8 September 2025.

Korban diketahui bernama Rustang (70), seorang sopir asal Kota Palopo. Ia ditemukan pertama kali oleh anak dan keluarga setelah dilakukan pencarian sejak malam sebelumnya.

Menurut keterangan saksi, pada Minggu malam (7/9/2025) usai salat Magrib, korban tidak berada di rumah. Hingga pukul 24.00 Wita, keluarga melakukan pencarian di sekitar rumah dan hutan belakang, namun tidak berhasil menemukan keberadaan korban.

Pencarian dilanjutkan pada Senin pagi, hingga sekitar pukul 07.00 Wita korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Selanjutnya, warga bersama keluarga mengevakuasi korban ke rumah duka.

Pihak kepolisian dari Polsek Bua bersama tenaga medis Puskesmas Bua segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan visum. Dokter menyatakan korban meninggal murni akibat gantung diri, diperkirakan antara 6–8 jam sebelum ditemukan, tanpa tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh.

Keluarga korban menerima dengan ikhlas peristiwa tersebut dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian disemayamkan di rumah duka untuk dimakamkan.

Pesan moral: Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan dukungan keluarga. Jika ada anggota keluarga atau kerabat yang menunjukkan tanda-tanda depresi atau keinginan mengakhiri hidup, penting untuk segera memberikan pendampingan dan mencari bantuan profesional agar tragedi serupa tidak terulang.
***kurty***

Baca juga

Pemdes Senga Selatan Gelar Musdes RKP Desa 2027 dan Rembuk Stunting, Susun Prioritas Pembangunan

16 Juli 2026 - 13:43 WITA

Respons Cepat Aduan Masyarakat, Kantah Luwu Lakukan Penanganan Sengketa Tanah di Desa Tampumia

16 Juli 2026 - 08:54 WITA

Kantah Luwu Gelar Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Bandara Bua, Perkuat Sinergi Demi Kepastian Hukum

16 Juli 2026 - 08:45 WITA

Staf Khusus Menteri ATR/BPN Ajak Jajaran BPN Sulsel Perkuat Integritas dan Komunikasi Strategis

10 Juli 2026 - 19:38 WITA

Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun

10 Juli 2026 - 19:33 WITA

Trending di Daerah