Menu

Mode Gelap
Bapanas Bersama Pemkab dan Polres Luwu Sidak Harga dan Mutu Pangan di Pasar Belopa Jelang Idul Fitri 1447 H MDA Gelar Media Iftar , Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers Dorong Pemekaran Luwu Tengah, Kepala Daerah Luwu Raya Sampaikan Aspirasi ke Ketua Komisi II DPR RI Penganugerahan Pemenang Kompetisi KRISTAL 2026, Apresiasi atas Gagasan Inovasi dalam Pelayanan Pertanahan Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis

Ekonomi

Wakil Bupati Luwu Buka Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026, Upaya Nyata Kendalikan Inflasi

badge-check


					Wakil Bupati Luwu Buka Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026, Upaya Nyata Kendalikan Inflasi Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, -Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Luwu memperkuat langkah pengendalian harga bahan pokok melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman depan Kantor Desa Baramamase, Kecamatan Walenrang, Senin (16/2/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, yang hadir mewakili Bupati Luwu, H. Patahudding. Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Program ini diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan serta mengantisipasi lonjakan harga menjelang Ramadan. Momentum hari besar keagamaan kerap memicu peningkatan permintaan bahan pokok yang berdampak pada fluktuasi harga.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Luwu menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab konstitusional dalam menjamin keterjangkauan pangan masyarakat. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, khususnya Pasal 55, yang mengamanatkan pemerintah daerah untuk mengelola pasokan dan harga pangan pokok, menjaga cadangan pangan pemerintah, serta melakukan intervensi ketika terjadi gejolak harga.

Menurutnya, Gerakan Pangan Murah bukan sekadar kegiatan seremonial ataupun bantuan sosial sesaat. Program ini dirancang sebagai instrumen strategis untuk memperkuat daya beli masyarakat sekaligus menjaga laju inflasi daerah agar tetap terkendali.

“Melalui gerakan ini, kita ingin memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pangan yang berkualitas dengan harga yang wajar, terutama menjelang Ramadan,” ujarnya di hadapan warga.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kehadiran pemerintah di tengah-tengah warga, menurutnya, menjadi bentuk komitmen nyata dalam merespons kebutuhan dasar masyarakat.

Warga Walenrang menyambut baik pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini. Selain membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, program tersebut dinilai memberi rasa aman di tengah kekhawatiran kenaikan harga menjelang Ramadan.

Pemerintah Kabupaten Luwu pun memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.(idl)

Baca juga

Hangatkan Sinergi Ekonomi Daerah, Bupati Luwu Sambut Kunjungan Bank Indonesia Sulsel

5 Maret 2026 - 12:33 WITA

Pertumbuhan Ekonomi Luwu 2025 Tertinggi dalam Tujuh Tahun Terakhir

2 Maret 2026 - 10:36 WITA

Jelang Ramadan 1447 H, Pemkab Luwu Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Lama Bajo

17 Februari 2026 - 18:23 WITA

Luwu Jadi Basis Penggilingan Padi Bulog Terbesar di Luar Pulau Jawa

18 Juli 2025 - 19:17 WITA

Pemerintah Desa Cimpu Saluarkan Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) ke 32 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

26 Mei 2025 - 19:00 WITA

Trending di Daerah