Menu

Mode Gelap
Menuju Kursi Strategis Pemkab Luwu, 14 Pejabat Jalani Tahapan Assessment Wabup Luwu Hadiri Ekspose Manajemen Talenta ASN se-Sulsel Percepat Legalisasi Aset Daerah dan Tanah Ulayat, Kantor Pertanahan Luwu Ikuti Rapat Koordinasi Bersama KPK dan ATR/BPN secara Daring Kantor Pertanahan Luwu Gelar Rapat Gelar Kasus, Perkuat Kepastian Hukum dalam Permohonan Pembatalan Sertipikat Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kejari Luwu Gelar Ekspose Pendampingan Hukum Bersama Kantor Pertanahan Luwu DPRD Luwu Gelar Rapat Dengar Pendapat, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Beri Penjelasan Teknis Dalam Rapat RPD

Daerah

Gerak Cepat Bupati Luwu, 2 Juta Bibit Kakao Disiapkan: Targetkan Masa Kejayaan Bangkit Kembali

badge-check


					Gerak Cepat Bupati Luwu, 2 Juta Bibit Kakao Disiapkan: Targetkan Masa Kejayaan Bangkit Kembali Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, -Harapan menghidupkan kembali kejayaan kakao di Kabupaten Luwu kini memasuki tahap serius. Bupati Luwu, Patahudding, turun langsung meninjau pembibitan kakao berskala besar di Desa Tampa, Kecamatan Ponrang, Jumat (1/5/2026).

Peninjauan ini dilakukan usai pembukaan pelatihan teknik sambung pucuk kakao yang digelar di nursery PT Triwana Lestari Abadi. Di lokasi tersebut, sedikitnya 2 juta bibit kakao tengah diproses sebagai bagian dari program nasional.

Program ini merupakan bantuan Presiden RI melalui Kementerian Pertanian yang menargetkan distribusi 8 juta bibit untuk lahan seluas 8.000 hektare di Luwu. Langkah ini dinilai sebagai momentum penting kebangkitan sektor kakao yang sempat meredup.

“Ini bukan sekadar bantuan, tapi peluang besar untuk mengembalikan kejayaan kakao di Luwu,” tegas Patahudding.
Ia memastikan, pemerintah daerah tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mengawal langsung prosesnya agar tepat sasaran. Pendataan calon penerima kini hampir rampung dan menjadi perhatian utama.

“Kami tidak ingin ada data fiktif. Bantuan ini harus benar-benar diterima petani yang berhak,” ujarnya.

Dari sisi teknis, komposisi bibit mengedepankan kualitas unggul. Sebanyak 20 persen menggunakan klon ICCRI tanpa sambung, sementara 80 persen lainnya melalui metode sambung pucuk dari klon unggulan seperti BB 01, S1, S2, dan MCC 02.

Untuk mempercepat proses, sekitar 200 tenaga okulator bersertifikat dilibatkan. Pemerintah menargetkan seluruh proses penyambungan selesai dalam satu bulan, sehingga distribusi bisa dilakukan saat musim hujan tiba.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, termasuk Anggota DPR RI Unru Baso dan jajaran pemerintah daerah serta pelaku sektor pertanian.

Sebagai tanda dimulainya program, Bupati Luwu menyerahkan bibit kakao secara simbolis kepada perwakilan desa, pemuda tani, dan kelompok tani wanita.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Luwu optimistis sektor kakao akan kembali menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani di masa mendatang.(kom/idl)

Baca juga

Wabup Luwu Hadiri Ekspose Manajemen Talenta ASN se-Sulsel

7 Mei 2026 - 23:53 WITA

Percepat Legalisasi Aset Daerah dan Tanah Ulayat, Kantor Pertanahan Luwu Ikuti Rapat Koordinasi Bersama KPK dan ATR/BPN secara Daring

7 Mei 2026 - 23:42 WITA

Kantor Pertanahan Luwu Gelar Rapat Gelar Kasus, Perkuat Kepastian Hukum dalam Permohonan Pembatalan Sertipikat

7 Mei 2026 - 23:37 WITA

DPRD Luwu Gelar Rapat Dengar Pendapat, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Beri Penjelasan Teknis Dalam Rapat RPD

7 Mei 2026 - 22:46 WITA

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik PPAT Baru, Perkuat Layanan Pertanahan di Daerah

7 Mei 2026 - 22:29 WITA

Trending di Daerah