Menu

Mode Gelap
10 Santri Ma’had Tahfizhul Qur’an Habiburrahman Luwu Resmi Diwisuda sebagai Hafiz 30 Juz Ketua Dekranasda Luwu Ikuti Jalan Sehat HUT Dekranas ke-46, Perkuat Sinergi UMKM dan Gerakan Hidup Sehat KKP Tinjau Lokasi Kampung Nelayan di Luwu, Bupati Patahudding Pastikan Kesiapan Lahan Wastra Khas Luwu Tampil di Premium Expo HUT Dekranas ke-46, Ketua Dekranasda Hadiri Rangkaian Kegiatan Produk UMKM Luwu Tampil di HUT ke-46 Dekranas, Bupati Tinjau Stand Dekranasda Dewan Pers Tegaskan MoU dengan Polri Utamakan Penyelesaian Sengketa Pers Lewat UU Pers

Pendidikan

2020 STIE AMKOP LEBIH DEKAT KE DESA

badge-check


					2020 STIE AMKOP LEBIH DEKAT KE DESA Perbesar

TEROPONG SULSEL JAYA, Makassar – STIE AMKOP merupakan salah satu Perguruan Tinggi untuk Desa (PERTIDES) yang dilegalisasi oleh Kementerian Desa RI tahun 2018 yang lalu akan senantiasa tetap fokus untuk pengembangan seluruh Desa yang ada Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat melalui program KKN Tematik dengan mengusung tema program Peningkatan Ekonomi Desa Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Abdul Karim (Sekretaris Lembaga Penelitian, Pengabdian Pada Masyarakat / LP3M STIE AMKOP Makassar) mengatakan “Program KKN tematik telah dilaksanakan pada 2 Provinsi, yakni Sulsel dan Sulbar dengan sebaran 97 Desa, 12 Kecamatan pada 5 Kabupaten.”

Ia melanjutkan “Program Peningkatan Ekonomi Desa melalui BUMDes akan diluncurkan oleh Lembaga Pengabdian (LP3M) STIE AMKOP Makassar pada pertengahan 2020 yang rencananya akan disebar pada 7 Kabupaten dengan memilih beberapa Desa yang memiliki potensi unggulan yang dapat meningkatkan laju perekonomian desa, seperti Desa Salukanan di Kabupaten Enrekang.”

“Salah satu alasan Desa Salukanan dijadikan sebagai target pelaksanaan program Pengabdian STIE AMKOP karena Desa tersebut memiliki sumber daya alam yang begitu khas yakni Pulu’ Mandoti (Beras Ketan) yang menjadi ke-khasan desa tersebut, selain Pulu’ Mandoti. Desa Salukanan merupakan desa yang memiliki keunikan lain dalam hal fanorama alam yang bisa dikelola sebagai destinasi wisata bertaraf internasional karena keunikan persawahannya.”ucapnya

“Potensi seperti Desa Salukanan tersebut yang akan menjadi skala prioritas program pengabdian Dosen berkolaborasi dengan Mahasiswa. STIE AMKOP Makassar begitu optimis bisa membantu dalam hal peningkatan ekonomo masyarakat desa melalui BUMDes bukan tanpa alasan, sebab STIE AMKOP telah memiliki SDM dan telah tersertifikasi sebagai Trainers BUMDes melalui pelatihan di BUMDES.id Yogyakarta dan saat ini telah memiliki 12 Trainers BUMDes.” Tutupnya

Dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini LP3M STIE AMKOP Makassar telah bekerjasama dengan Tim Inovasi Desa Kabupaten Pangkep dalam rangka pemanfaatan dan maksimalisasi potensi desa untuk keaejahteraan masyarakat. (ril/aks)

Reporter: abd kadir s
Teropong sulsel jaya
Portal Kawan Muda

Baca juga

10 Santri Ma’had Tahfizhul Qur’an Habiburrahman Luwu Resmi Diwisuda sebagai Hafiz 30 Juz

12 Juli 2026 - 23:19 WITA

Bupati Luwu Terima 55 Mahasiswa KKN Unhas, Tekankan Program Pengabdian Tepat Sasaran

4 Juli 2026 - 00:07 WITA

Buka PORSENI SD 2026, Bupati Luwu: Sekolah Ramah Anak Tumbuh dari Budaya Ekstrakurikuler

15 Juni 2026 - 16:53 WITA

978 Santri Ikuti Khotmul Qur’an Metode Ummi di Luwu, Pemkab: Bangun Generasi Berakhlak Qurani

7 Juni 2026 - 22:22 WITA

Wabup Luwu Resmikan Gedung Pendidikan Hidayatullah Bosso, Wisuda Tahfidz Jadi Momentum Lahirnya Generasi Qur’ani

9 Maret 2026 - 09:43 WITA

Trending di Pendidikan