Menu

Mode Gelap
Musrenbang Desa Cimpu RKPD 2027 Dirangkaikan LPJ BUMDes, Fokus Usulan Infrastruktur dan Keterbatasan Dana Desa BPK RI Serahkan LHP Semester II 2025, Pemkab Luwu Fokus Perbaikan Tata Kelola Keuangan Tingkatkan Mutu Layanan Pendidikan, SD Negeri 25 Radda Uji Coba Sistem Lima Hari Sekolah Kejari Luwu Perkuat Kepastian Hukum Pertanahan, Kawal PTSL 2026 Lewat Sinergi Lintas Sektor. Wakil Bupati Luwu Sambut Kunjungan Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Program KDMP Kejari Luwu dan Kantor Pertanahan Perkuat Sinergi Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Pendidikan

2020 STIE AMKOP LEBIH DEKAT KE DESA

badge-check


					2020 STIE AMKOP LEBIH DEKAT KE DESA Perbesar

TEROPONG SULSEL JAYA, Makassar – STIE AMKOP merupakan salah satu Perguruan Tinggi untuk Desa (PERTIDES) yang dilegalisasi oleh Kementerian Desa RI tahun 2018 yang lalu akan senantiasa tetap fokus untuk pengembangan seluruh Desa yang ada Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat melalui program KKN Tematik dengan mengusung tema program Peningkatan Ekonomi Desa Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Abdul Karim (Sekretaris Lembaga Penelitian, Pengabdian Pada Masyarakat / LP3M STIE AMKOP Makassar) mengatakan “Program KKN tematik telah dilaksanakan pada 2 Provinsi, yakni Sulsel dan Sulbar dengan sebaran 97 Desa, 12 Kecamatan pada 5 Kabupaten.”

Ia melanjutkan “Program Peningkatan Ekonomi Desa melalui BUMDes akan diluncurkan oleh Lembaga Pengabdian (LP3M) STIE AMKOP Makassar pada pertengahan 2020 yang rencananya akan disebar pada 7 Kabupaten dengan memilih beberapa Desa yang memiliki potensi unggulan yang dapat meningkatkan laju perekonomian desa, seperti Desa Salukanan di Kabupaten Enrekang.”

“Salah satu alasan Desa Salukanan dijadikan sebagai target pelaksanaan program Pengabdian STIE AMKOP karena Desa tersebut memiliki sumber daya alam yang begitu khas yakni Pulu’ Mandoti (Beras Ketan) yang menjadi ke-khasan desa tersebut, selain Pulu’ Mandoti. Desa Salukanan merupakan desa yang memiliki keunikan lain dalam hal fanorama alam yang bisa dikelola sebagai destinasi wisata bertaraf internasional karena keunikan persawahannya.”ucapnya

“Potensi seperti Desa Salukanan tersebut yang akan menjadi skala prioritas program pengabdian Dosen berkolaborasi dengan Mahasiswa. STIE AMKOP Makassar begitu optimis bisa membantu dalam hal peningkatan ekonomo masyarakat desa melalui BUMDes bukan tanpa alasan, sebab STIE AMKOP telah memiliki SDM dan telah tersertifikasi sebagai Trainers BUMDes melalui pelatihan di BUMDES.id Yogyakarta dan saat ini telah memiliki 12 Trainers BUMDes.” Tutupnya

Dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini LP3M STIE AMKOP Makassar telah bekerjasama dengan Tim Inovasi Desa Kabupaten Pangkep dalam rangka pemanfaatan dan maksimalisasi potensi desa untuk keaejahteraan masyarakat. (ril/aks)

Reporter: abd kadir s
Teropong sulsel jaya
Portal Kawan Muda

Baca juga

Tingkatkan Mutu Layanan Pendidikan, SD Negeri 25 Radda Uji Coba Sistem Lima Hari Sekolah

15 Januari 2026 - 21:34 WITA

Kejari Luwu Sosialisasikan Pencegahan Bullying Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

8 Januari 2026 - 06:25 WITA

Luwu Bergemuruh! One Day Trail Adventure Bhayangkara 2025 Sukses Gaet 2.389 Rider

7 Desember 2025 - 17:44 WITA

Sekolah Budaya Luwu Resmi Dibuka: Upaya Menghidupkan Kembali Peradaban dan Identitas Lokal

6 Desember 2025 - 07:20 WITA

Perayaan Hari Guru di SMPN 1 Satap Pa’batang Berlangsung Hangat dan Penuh Kekeluargaan

25 November 2025 - 20:26 WITA

Trending di Pendidikan