Menu

Mode Gelap
Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Peti Salu Bua Ditertibkan Dua Hari, 4 Alat Berat Berhasil Dievakuasi Bayi Baru Lahir Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi UGD Puskesmas Larompong Selatan Kantor Pertanahan Luwu Gelar Wawancara Calon Tenaga Administrasi Dan Yuridis Pertanahan Seleksi Berlanjut, Kantor Pertanahan Luwu Gelar Wawancara Calon Tenaga Teknis Survei Dan Pemetaan Integrasi NIB dan NOP Jadi Langkah Perkuat Sinergi Layanan Pertanahan dan Pajak Daerah

Kesehatan

Kapal Pesiar Coral Adventur Batal Masuk ke Bulukumba, Tomy Satria : Ini Demi Kebaikan Kita Semua

badge-check


					Kapal Pesiar Coral Adventur Batal Masuk  ke Bulukumba, Tomy Satria : Ini Demi Kebaikan Kita Semua Perbesar

Teropongsulseljaya.com,Bulukumba- Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulsel akhirnya membatalkan penerimaan kapal pesiar Coral Adventurer Cruisse untuk berlabuh di kalurahan Tanah Beru, Kecamatan Bontotiro.

Rencana kedatangan kapal pesiar itu di Butta Panrita Lopi akhirnya ditunda setelah dilakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait di Kantor Bupati Bulukumba, Senin 9 Maret yang dipimpin Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto.

Kapal pesiar yang sedianya berlabuh pada 11 maret mendatang itu akhirnya melanjutkan perjalanannya ke destinasi berikutnya.

Kedatangan kapal pesiar tersebut juga mendapat penolakan oleh warga sepetempat dengan alasan, kekhawatiran akan adanya penyebaran virus utamanya Corona yang sedang marambak publik saat ini.

Tomy Satria usai memimpin rapat mengaku, pada prinsipnya pemerintah daerah dan pemangku kepentingan telah melakukan suatu pertimbangan yang cukup panjang.

“Kita di Bulukumba adalah satu kabupaten yang sedang menggenjot sektor wisata kita. Dan kita tahu bahwa kedatangan kapal pesiar itu dimaksudkan untuk mendorong marketing kita bagaimana melihat Bulukumba sebagai destinasi pariwisata yang luar biasa. Namun di tengah pandemi global tentang virus Corona membuat kegamangan dan trauma warga hingga akhirnya kita meminta agar program kapal pesiar yang dihuni kurang lebih 44 wisatawan kita tunda sampai pandemi global virus corona ini bisa ditangani bersama, ” Ujar Wabup Berkacamata itu.

Pihaknya bahkan telah kerjasama dengan Syahbandar Bulukumba untuk berkoordinasi dengan operator Kapal Pesiar Coral Advnture, agar kapal terbut tidak lagi berada di perairan Bulukumba.

” Karena ini program dinas pariwisata, maka kami  mengatakan ini ditunda. Program ini sebetulnya telah direncanakan sejak 1 tahun lalu untuk mendoro akselerasi pariwisata di Bulukumba,” Katanya.

Penundaan ini kata Tomy Satria, demi menjaga kebathinan dan stabilitas masyarakat Bulukumba dengan tidak menerima kedatangan kapal pesiar tersebut.

” Dari pada membangun sugesti dalam bahasa kesehatan akan menurunkan imunitas kesehatan warga, maka demi kebaikan kita semua maka kami minta untuk tidak merapat,” Jelasnya.

Tomy menekankan, Terdapat dua keputusan penting yang dihasilkan dari rapat koordinasi itu. Yakni, menunda kunjungan kapal pesiar Coral Adventurer  sampai masalah penyebaran virus Corona bisa diatasi. Dan, Pemkab Bulukumba akan membuat pernyataan dalam bentuk surat bahwa saat ini Pemkab  Bulukumba belum bisa menerima kapal pesiar Coral Adventurer Cruisse untuk bersandar di wilayah Kabupaten Bulukumba sampai masalah virus Corona bisa diatasi dunia.

Laporan : A Arifandi.

Baca juga

Kepala Puskesmas Bua Klarifikasi: Obat Demam Selalu Tersedia

21 Agustus 2026 - 13:20 WITA

Wagub Sulsel Minta Peran Keluarga Diperkuat untuk Percepat Penurunan Stunting di Luwu

4 Juli 2026 - 23:34 WITA

Harapan Baru dari Batara Guru: Cathlab Hadir, Layanan Jantung Kini Lebih Dekat untuk Warga Luwu”

23 April 2026 - 17:12 WITA

Tinjau Layanan Kesehatan, Bupati Luwu Evaluasi Langsung Kondisi Puskesmas Noling

14 Februari 2026 - 12:05 WITA

Gigi Berlubang Tak Boleh Diabaikan: Risiko Penyebaran Infeksi dan Demam Tinggi

3 Januari 2026 - 21:22 WITA

Trending di Kesehatan