Menu

Mode Gelap
Menuju Kursi Strategis Pemkab Luwu, 14 Pejabat Jalani Tahapan Assessment Wabup Luwu Hadiri Ekspose Manajemen Talenta ASN se-Sulsel Percepat Legalisasi Aset Daerah dan Tanah Ulayat, Kantor Pertanahan Luwu Ikuti Rapat Koordinasi Bersama KPK dan ATR/BPN secara Daring Kantor Pertanahan Luwu Gelar Rapat Gelar Kasus, Perkuat Kepastian Hukum dalam Permohonan Pembatalan Sertipikat Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kejari Luwu Gelar Ekspose Pendampingan Hukum Bersama Kantor Pertanahan Luwu DPRD Luwu Gelar Rapat Dengar Pendapat, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Beri Penjelasan Teknis Dalam Rapat RPD

Kesehatan

DIDUGA POSITIF CORONA, DINAS KESEHATAN PROVINSI “ITU TIDAK BENAR “

badge-check


					DIDUGA POSITIF CORONA, DINAS KESEHATAN PROVINSI “ITU TIDAK BENAR “ Perbesar

Teropongsulseljaya.com,Makassar – Beredarnya video evakuasi pasien dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Gowa di media sosial, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan itu bukan suspect virus korona atau Covid-19, 14/3/2020.

“Gambar atau video yang dirujuk itu adalah tidak benar, suspect positif corona, itu hoaks,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Ichsan Mustari, Jumat 13/3/2020.

ichsan pun memperjelas sejauh ini Pemprov Sulsel tidak pernah mengeluarkan pernyataan secara resmi, jadi belum ada warga Sulsel positif terpapar Covid-19 dan Video yang beredar tersebut memang membawa pasien, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) tapi bukan suspek Covid-19,

“Kalau pun ada pasien yang positif, maka secara resmi kita akan sampaikan di Sulawesi Selatan,” tegasnya.

Diketahui, Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah telah melakukan peninjauan kesiapsiagaan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo sebagai rumah sakit rujukan pertama untuk penanganan penyakit menular.

Selanjutnya, rujukan RS di Sulsel untuk penanganan penyakit menular Covid-19 antara lain :
1. Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar,
2. RSU Tajuddin Chalik (eks RS Kusta),
3. RSUD Labuang Baji,
4. Rumah Sakit Pelamonia di Makassar,
5. RSU Andi Makkasau di Kota Pare-pare,
6. RSU Lakipadada di Kabupaten Tana Toraja,
7. RSUD Sinjai.
Sementara RS penyangga di Kota Makassar yakni RSU Akademis Jaury, RSI Faisal, dan RSUD Haji.

Menanggapi perbincangan di dalam video tersebut, yang terdengar mempertanyakan mengenai proses pasien dibawa masuk hingga tim medis yang berpakaian khusus, Alat Pelindung Diri (APD) membuat masyarakat menjadi bingung dan panik.

“Kalau diisolasi untuk pemeriksaan, belum dikonfirmasi (negatif korona). Baru tahap pemeriksaan. Selanjutnya, ada riwayat dimana tempat-tempat ada infeksi, baru diobservasi, jadi bukan positif,” Tutupnya Ichsan. (vhr)

Reporter : vharel jusmawan
Teropong SulselJaya

Baca juga

Harapan Baru dari Batara Guru: Cathlab Hadir, Layanan Jantung Kini Lebih Dekat untuk Warga Luwu”

23 April 2026 - 17:12 WITA

Tinjau Layanan Kesehatan, Bupati Luwu Evaluasi Langsung Kondisi Puskesmas Noling

14 Februari 2026 - 12:05 WITA

Gigi Berlubang Tak Boleh Diabaikan: Risiko Penyebaran Infeksi dan Demam Tinggi

3 Januari 2026 - 21:22 WITA

Botol Infus Berserakan di Pasar Bua, Dinas Kesehatan Pastikan Bukan Milik Faskes di Bua

7 September 2025 - 18:39 WITA

“Warga Geram: Pasar Bua Jadi Tempat Buang Produk Kedaluwarsa, Sampah Siap Digelontor ke Pemda”

7 September 2025 - 10:47 WITA

Trending di Kesehatan