Menu

Mode Gelap
Larangan Meliput dan Perampasan HP Wartawan di Jeneponto, IWO Sulsel : Pelaku Terancam Penjara 2 Tahun 142.870 Anak di Luwu, Bunda Forum Anak Dorong Duta Anak Jadi Jembatan Aspirasi ke Pemda Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Perpajakan, Kantah Luwu Hadiri Rapat Koordinasi Pengembangan NIB, NOP, dan Zona Nilai Tanah Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik Panitia Ajudikasi, Satgas, dan Masyarakat Pengumpul Data Fisik PTSL Tahun 2026 Perkuat Sinergi Antarinstansi, KPKNL Palopo Kunjungi Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Bahas Sertipikasi dan Pengelolaan BMN Kantah Luwu Hadiri Rapat Koordinasi Pemutakhiran KBLI RDTR Kawasan Perkotaan Belopa, Perkuat Sinergi Penataan

Kesehatan

Ketua KSR PMI Kab Luwu,Pertanyakan Tentang Pembangunan Markas dan UTD PMI Kab Luwu.

badge-check


					Ketua KSR PMI Kab Luwu,Pertanyakan Tentang Pembangunan Markas dan UTD PMI Kab Luwu. Perbesar

KAB LUWU,TEROPONGSULSELJAYA.com,- Ketua KSR PMI Kabupaten Luwu Wahyu Yunus, mempertanyakan soal pembangunan Markas dan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia Kabupaten Luwu.

Pasalnya lokasi yang sebelumnya telah dikunjungi oleh Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla pada tahun 2017 lalu dan telah meletakkan batu pertama pembangunan Markas dan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI tersebut tidak seperti yang dibayangkan.

Pembangunan itu kini mulai dipertanyakan, salah satunya adalah Ketua KSR PMI Kabupaten Luwu.
Wahyu saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa ada beberapa kejanggalan kejanggalan yang perlu untuk dipertanyakan terkait soal pembangunan Markas dan UTD ini.
“Kalau saya melihat, memang ada beberapa kejanggalan-kejanggalan yang perlu untuk dipertanyakan terkait pembangunan Markas dan UTD PMI ini, seperti penetapan lokasi pembangunan sesuai SK Bupati Luwu yang telah diterbitkan, kejelasan status bangunan yang berdiri hari ini, apakah sepenuhnya milik Dinas Kesehatan ataukah ada bagian Markas dan UTD PMI didalamnya, serta pembangunannya yang hingga hari ini belum selesai sepenuhnya”.

Wahyu melanjutkan “Kalau dulu kami membayangkan bahwa dengan pembangunan Markas dan Unit Transfusi Darah ini disegerakan maka saya yakin bahwa kebutuhan darah di Kabupaten Luwu akan segera terselesaikan, namun sekarang ini kami harus berjuang kembali untuk pembangunan Markas dan UTD ini”

“inshaAllah dalam waktu dekat ini kami akan melakukan dialog dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan.” Tambahnya.

Laporan : Genaro.

Baca juga

Harapan Baru dari Batara Guru: Cathlab Hadir, Layanan Jantung Kini Lebih Dekat untuk Warga Luwu”

23 April 2026 - 17:12 WITA

Tinjau Layanan Kesehatan, Bupati Luwu Evaluasi Langsung Kondisi Puskesmas Noling

14 Februari 2026 - 12:05 WITA

Gigi Berlubang Tak Boleh Diabaikan: Risiko Penyebaran Infeksi dan Demam Tinggi

3 Januari 2026 - 21:22 WITA

Botol Infus Berserakan di Pasar Bua, Dinas Kesehatan Pastikan Bukan Milik Faskes di Bua

7 September 2025 - 18:39 WITA

“Warga Geram: Pasar Bua Jadi Tempat Buang Produk Kedaluwarsa, Sampah Siap Digelontor ke Pemda”

7 September 2025 - 10:47 WITA

Trending di Kesehatan