Menu

Mode Gelap
10 Santri Ma’had Tahfizhul Qur’an Habiburrahman Luwu Resmi Diwisuda sebagai Hafiz 30 Juz Ketua Dekranasda Luwu Ikuti Jalan Sehat HUT Dekranas ke-46, Perkuat Sinergi UMKM dan Gerakan Hidup Sehat KKP Tinjau Lokasi Kampung Nelayan di Luwu, Bupati Patahudding Pastikan Kesiapan Lahan Wastra Khas Luwu Tampil di Premium Expo HUT Dekranas ke-46, Ketua Dekranasda Hadiri Rangkaian Kegiatan Produk UMKM Luwu Tampil di HUT ke-46 Dekranas, Bupati Tinjau Stand Dekranasda Dewan Pers Tegaskan MoU dengan Polri Utamakan Penyelesaian Sengketa Pers Lewat UU Pers

Pendidikan

Hari Pertama Masuk Sekolah Jaksa Masuk Sekolah Laksanakan Penyuluhan Hukum di SDN 211 Attabenteng

badge-check


					Hari Pertama Masuk Sekolah Jaksa Masuk Sekolah Laksanakan Penyuluhan Hukum di SDN 211 Attabenteng Perbesar

TEROPONGSULSELJAYA.COM, SOPPENG- Dalam rangka memberikan edukasi mengenai pentingnya hukum dan dampak negatif dari perundungan (bullying),hari pertama masuk sekolah setelah anak- anak sekolah Libur kenaikan kelas, tim Jaksa Masuk Sekolah mengadakan penyuluhan hukum di SDN 211 Attabenteng, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng ,pada hari ini Senin (8/7/2024).

Penyuluhan hukum ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai hak-hak mereka serta konsekuensi hukum dari tindakan perundungan. Tim Jaksa menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berdampak negatif pada korban, tetapi juga memiliki implikasi hukum bagi pelakunya. Oleh karena itu, penting bagi para siswa untuk saling menghormati dan menjaga lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Ucap Natalia Jesthyka Paya Paillin salah seorang tim dari Kejaksaan Negeri Soppeng. Natalia juga menambahkan bahwa, dalam penyuluhan ini, tim Jaksa menggunakan pendekatan yang interaktif dengan mengajak siswa berpartisipasi dalam diskusi dan simulasi kasus. Mereka diberikan kesempatan untuk bertanya dan memahami lebih dalam mengenai kasus-kasus perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Salah satu jaksa memberikan contoh kasus nyata dan menjelaskan bagaimana hukum bekerja dalam menyelesaikan masalah, Ungkapnya.
Kepala SDN 211 Attabenteng, Hj.Tasmia,S.pd, saat dikomfirmasi dengan media ini, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada tim Jaksa Masuk Sekolah yang telah memberikan pencerahan kepada anak-anak kami. Diharapkan melalui penyuluhan ini, para siswa dapat lebih memahami pentingnya saling menghormati dan menjauhi perilaku bullying,” ujarnya. Penyuluhan hukum ini merupakan bagian dari program rutin yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Soppeng untuk mendekatkan dunia hukum kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Diharapkan melalui program ini, kesadaran hukum di kalangan siswa dapat meningkat dan tercipta lingkungan sekolah yang lebih kondusif dan bebas dari perundungan.

Kegiatan ini dihadiri oleh siswa(i), korwil Liliriaja,guru, serta staf dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Soppeng.

Baca juga

10 Santri Ma’had Tahfizhul Qur’an Habiburrahman Luwu Resmi Diwisuda sebagai Hafiz 30 Juz

12 Juli 2026 - 23:19 WITA

Bupati Luwu Terima 55 Mahasiswa KKN Unhas, Tekankan Program Pengabdian Tepat Sasaran

4 Juli 2026 - 00:07 WITA

Buka PORSENI SD 2026, Bupati Luwu: Sekolah Ramah Anak Tumbuh dari Budaya Ekstrakurikuler

15 Juni 2026 - 16:53 WITA

978 Santri Ikuti Khotmul Qur’an Metode Ummi di Luwu, Pemkab: Bangun Generasi Berakhlak Qurani

7 Juni 2026 - 22:22 WITA

Wabup Luwu Resmikan Gedung Pendidikan Hidayatullah Bosso, Wisuda Tahfidz Jadi Momentum Lahirnya Generasi Qur’ani

9 Maret 2026 - 09:43 WITA

Trending di Pendidikan