Menu

Mode Gelap
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyaraka Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik PPAT untuk Perkuat Pelayanan Pertanahan Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Dorong Tertib Pengelolaan Aset Pemerintah melalui Sosialisasi INTIP Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Ombudsman RI Kunjungi Kantor Pertanahan Luwu Monitoring PTSL Luwu, Seluruh Pelaksana Didorong Tuntaskan Target Tepat Waktu

Daerah

Perjuangan Anak masa depan Bangsa Mengejar Pendidikan Di Pelosok Sinjai Selatan

badge-check


					Perjuangan Anak masa depan Bangsa Mengejar Pendidikan Di Pelosok Sinjai Selatan Perbesar

SINJAI,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Pendidikan menjadi hak dan kewajiban untuk setiap anak bangsa. Pendidikan menjadi sebuah manifestasi masa depan yang lebih cerah dan lebih baik,
Hal ini mendorong Fitri dkk mahasiswa dari UIN Alauddin Makassar yang sedang melakukan kuliah kerja nyata(KKN) Di Sinjai selatan Desa puncak Untuk membantu dan Ikut partisipasi proses mengajar di Sekolah Laskar pelangi kampong boja(21/10/2021)

Melirik dan Melihat sejenak realita perjuangan para pengejar ilmu khususnya anak SD di beberapa daerah pelosok Indonesia dapat di simpulkan bahwa kenyataanya pemerataan pendidikan masih terbilang sangat memperhatinkan, “ungkap Cica “

Ditunjuknya daerah ini menjadi Titik perhatian bagi kami untuk mengambil salah satu program kerja KKN kami , ikut serta menjadi bagian kecil dalam mengawal pendidikan yang tidak tersentuh di kampung Boja.

“Kami melihat perjuangan anak SD 45 Kampung boja Lempangan Sinjai selatan ini menuju ke sekolah sangat terbilang susah dan menyisahkan pilu, perjalanan yang harus ditempuh kurang lebih 1-2 jam dengan naik turun gunung, kemudian prasarana dan sarana sekolah yang terbilang sangat jauh dari kata cukup dan sesuai. Guru yang mengajar hanya 1 orang itupun sudah tua rentah dan beliau harus mengajar anak Kelas 1 -kelas 6. 

Saya sangat berharap Ada lagi bantuan Dana bos yang masuk ke sekolah ini karna sudah lama sekali tidak pernah ada bantuan ataupun dana bos yang masuk ,
Ujar Pak Abdul wahid “guru satu satunya yang mengajar di Sekolah kelas jauh 45
Gedung sekolah yang kami sebut sebagai laskar pelangi, tak jauh berbeda dengan laskar pelangi yang ada di sinema TV nasional Indonesia yang ngetren pada jamannya. Kepiluan mengejar pendidikan di kampung boja ini masih sangat jelas nyata di rasakan. 
 
Kami berharap pemerintah dan seluruh stakeholder terkait tidak menyepelehkan wadah pendidikan negeri ini, dan ikut serta turun menjadi bagian pertanggungjawaban pemerintah mengawal dengan baik, tidak melupakan dan tidak mengabaikan hadirnya kelas jauh ini karena biar bagamana pun sekolah ini tetaplah terpakai sampai kapanpun juga”.

Baca juga

Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

7 September 2026 - 13:56 WITA

Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik PPAT untuk Perkuat Pelayanan Pertanahan

7 September 2026 - 13:52 WITA

Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Dorong Tertib Pengelolaan Aset Pemerintah melalui Sosialisasi INTIP

7 September 2026 - 13:48 WITA

Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Ombudsman RI Kunjungi Kantor Pertanahan Luwu

7 September 2026 - 13:45 WITA

Monitoring PTSL Luwu, Seluruh Pelaksana Didorong Tuntaskan Target Tepat Waktu

7 September 2026 - 13:42 WITA

Trending di Daerah