Menu

Mode Gelap
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyaraka Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik PPAT untuk Perkuat Pelayanan Pertanahan Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Dorong Tertib Pengelolaan Aset Pemerintah melalui Sosialisasi INTIP Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Ombudsman RI Kunjungi Kantor Pertanahan Luwu Monitoring PTSL Luwu, Seluruh Pelaksana Didorong Tuntaskan Target Tepat Waktu

Daerah

Mengharukan, Dua Sejoli Ini Menikah Di Lokasi Pengungsian Korban Banjir Bandang Masamba Di Luwu Utara

badge-check


					Mengharukan, Dua Sejoli Ini Menikah  Di Lokasi Pengungsian Korban Banjir Bandang Masamba Di Luwu Utara Perbesar

MASAMBA, TEROPONGSULSELJAYA.com — Memasuki hari ke-10 duka korban banjir bandang Masamba di Luwu Utara, hari ini ada cerita bahagia dari 2 warga korban banjir Masamba. Dua kekasih ini sepakat melangsungkan pernikahannya mereka di kawasan pengungsian di Meli, Kecamatan Baebunta, Kamis pagi tadi (23/07/2020).

Foto pernikahan pasangan pengantin ini viral di Media Sosial. Tak hanya disaksikan warga yang berada di lokasi tenda pengungsian Meli, pernikahan ini juga turut dihadiri oleh Komandan Kompi Brimob Baebunta, AKP Laode Rusli.

Menurut Laode Rusli, Keduanya mempelai ini sudah lama merencanakan pernikahan ini, namun karena banjir bandang yang melanda Masamba, akhirnya keluarga menyepakati pernikahan mereka dilangsungkan di lokasi pengungsian ini (pernyataan disalah satu media berita online)

Nama Pengantin Pria adalah Arwin dari Dusun Pebata. Sementara mempelai Wanita, Wanti bernama Anastasya dari Dusun Kamiri dan mereka berdua berasal dari Desa Meli.

Dari Informasi yang kami dapatkan, pernikahan tersebut sempat tertunda akibat wabah Covid-19, lalu mereka sepakat menentukan tanggal kembali. Namun, tiba-tiba pada tanggal 13 Juli 2020 bencana banjir bandang melanda Masamba dan sekitarnya, mereka kemudian mengungsi di Camp Pengungso Meli dan melakasanakan pernikahan tersebut disana pagi tadi.

Pernikahan ini jadi unik dan viral karena dilaksanakan dalam masa darurat bencana, serta kostum pakaian adatnya yang berwarna hijau menambah kesan akan indahnya menjadi Raja dan Ratu sehari di lokasi pengungsian Meli.

Laporan : *Az

Baca juga

Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

7 September 2026 - 13:56 WITA

Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik PPAT untuk Perkuat Pelayanan Pertanahan

7 September 2026 - 13:52 WITA

Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Dorong Tertib Pengelolaan Aset Pemerintah melalui Sosialisasi INTIP

7 September 2026 - 13:48 WITA

Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Ombudsman RI Kunjungi Kantor Pertanahan Luwu

7 September 2026 - 13:45 WITA

Monitoring PTSL Luwu, Seluruh Pelaksana Didorong Tuntaskan Target Tepat Waktu

7 September 2026 - 13:42 WITA

Trending di Daerah