Menu

Mode Gelap
Tak Ingin Anak Luwu Tumbuh Terhambat, Bupati Ajak Warga Jadi “Orang Tua Asuh” Lawan Stunting Air Mata Harapan di Balik Duka: Bupati Luwu Serahkan Santunan Rp223,5 Juta untuk Keluarga Nelayan Bone Pute Bupati Luwu dan BPS Sulsel Bahas Sensus Ekonomi 2026, Siap Perkuat Data Daerah Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu Dinkes Luwu Bergerak Cepat, dr. Rosnawary Ungkap Langkah Nyata Menuju Wistara Paripurna 2027

Sulsel

LELAKI PARU BAYA DI TEMUKAN GANTUNG DIRI DI LANTAI DUA RUMAHNYA SENDRI

badge-check


					LELAKI PARU BAYA DI TEMUKAN GANTUNG DIRI DI LANTAI DUA RUMAHNYA SENDRI Perbesar

Pada hari Kamis tanggal 07 Februari 2019 pukul 15.20 wita bertempat di jl. Mungkasa Kel. Salekoe Kec. Wara Kota Palopo telah ditemukan sesosok mayat laki-laki dalam keadaan tergantung di samping kamar mandi dengan menggunakan seutas tali nilon berwarna kuning dan Kabel Warna biru.

Adapun identitas mayat laki-laki tersebut :

Nama : Muh. Askari. A

Umur : 48 tahun

Pekerjaan : Wiraswasta

Alamat : Jl. Andi Yani No. 148 Kel. Pacongang Kec. Paleteang Kab. Pinrang.

Berdasarkan keterangan Sdri. Haslinda, Umur 18 tahun, pekerjaan Karyawan rumah makan eltisa, Alamat Desa Tampumea Kec. Bua Ponrang Kab. Luwu. Adapun keterangan yakni berawal ketika ada seseorang yang datang mencari korban kemuadian saksi naik ke lantai dua rumah(ruko) memanggil korban, akan tetapi saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di samping kamar mandi, setelah itu saksi langsung lari ke lantai bawah memberitahukan kepada karyawan lainnya bahwa bapak sudah meninggal kemudian karyawan berlarian naik keatas untuk melihat korban kemudian masyarakat sekitar melarang para karyawan tersebut untuk melakukan sesuatu sebelum ada pihak kepolisian yang melakukan penanganan.

Menurut keterangan Istri Korban sdri Rahayu,umur 43 tahun Pek PNS Pemkot alamat Jl.Mungkasa (Rm.Eltysah) Kec.Wara Kota Palopo bahwa Ia dengan Korban ada masalah rumah tangga di mana korban sering Cek-cok dengan Istrinya sehingga istrinya sudah 1 (satu) minggu pulang ke rumah orang tuanya di Perumnas Jl.Rajawali.

– Setelah di lakukan pemeriksaan oleh Dokter Herman terhadap korban tidak di ketemukan adanya tanda – tanda kekerasan (Penganiayaan)

– Korban di bawah ke Rs.Rampoang atas Permintaan Istrinya (Rahayu) (NUN)

Baca juga

Kasubdit Tipidkor Polda Sulsel Ucapkan Selamat Hari Milad Media Online Teropongsulseljaya

6 April 2026 - 16:34 WITA

Dorong Pemekaran Luwu Tengah, Kepala Daerah Luwu Raya Sampaikan Aspirasi ke Ketua Komisi II DPR RI

14 Maret 2026 - 21:06 WITA

Hangatnya Silaturahmi Ramadan di Walenrang, Ketua TP-PKK Luwu Hadiri Buka Puasa Bersama Pemerintah dan Warga

9 Maret 2026 - 23:25 WITA

Menteri Nusron Tegaskan Kesinambungan Tanggung Jawab Negara dan Gotong Royong demi Kebangkitan Masyarakat di Tengah Bencana

10 Februari 2026 - 19:45 WITA

IWO Luwu Raya Laporkan Dugaan Kejahatan Anggaran Proyek Jembatan Malutu ke Kejari Luwu: Publik Menuntut Penindakan Tanpa Ampun

1 Desember 2025 - 22:53 WITA

Trending di Hukum