Menu

Mode Gelap
10 Santri Ma’had Tahfizhul Qur’an Habiburrahman Luwu Resmi Diwisuda sebagai Hafiz 30 Juz Ketua Dekranasda Luwu Ikuti Jalan Sehat HUT Dekranas ke-46, Perkuat Sinergi UMKM dan Gerakan Hidup Sehat KKP Tinjau Lokasi Kampung Nelayan di Luwu, Bupati Patahudding Pastikan Kesiapan Lahan Wastra Khas Luwu Tampil di Premium Expo HUT Dekranas ke-46, Ketua Dekranasda Hadiri Rangkaian Kegiatan Produk UMKM Luwu Tampil di HUT ke-46 Dekranas, Bupati Tinjau Stand Dekranasda Dewan Pers Tegaskan MoU dengan Polri Utamakan Penyelesaian Sengketa Pers Lewat UU Pers

Sulsel

Pemkab Luwu Bersinergi Program ELEVATE dan CORE untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

badge-check


					Pemkab Luwu Bersinergi Program ELEVATE dan CORE untuk Perlindungan Perempuan dan Anak Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, -Pemerintah Kabupaten Luwu memperkuat sinergi pembangunan inklusif melalui peluncuran Program ELEVATE (Economic Livelihood Capabilities and Violence Elimination for Women) dan Program CORE (Cocoa Resilience & Empowerment) yang diinisiasi Save the Children Indonesia. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat perlindungan terhadap kekerasan berbasis gender, pemenuhan hak anak, serta ketahanan masyarakat.

Peluncuran dan koordinasi awal program berlangsung di Ruang Rapat Bappelitbangda, Senin (18/5/2026), dan dibuka Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu, Moch Arsal.

Program ELEVATE yang akan berjalan pada 2026–2029 merupakan program lintas sektor yang didukung Uni Eropa dan diimplementasikan bersama sejumlah mitra lokal, di antaranya Forum Pengada Layanan (FPL), LBH Apik, LPP Bone, Perkumpulan Wallacea, serta SCF.

Program ini mengintegrasikan sistem perlindungan terhadap Kekerasan Berbasis Gender (KBG) dengan penguatan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan atau Women’s Economic Empowerment (WEE). Pendekatan tersebut diharapkan mampu mengurangi berbagai kerentanan sosial dan ekonomi masyarakat.

Di Kabupaten Luwu, Program ELEVATE akan menyasar 10 desa pada lima kecamatan hingga November 2029. Implementasinya dilakukan melalui kolaborasi berbagai sektor dengan menitikberatkan pada penguatan kapasitas masyarakat serta keberlanjutan program.

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu, Moch Arsal, menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak agar program tidak berjalan secara parsial, tetapi saling terintegrasi dengan kebijakan daerah.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk membangun masyarakat yang mandiri dan inklusif. Sinergi program pemerintah daerah dengan para mitra diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Luwu, seperti Dinas Pendidikan, Dinas P3AP2KB, Dinas PMD, Dinas Pertanian hingga UPTD PPA, menyatakan komitmen untuk menyelaraskan program daerah dengan implementasi program yang dijalankan Save the Children Indonesia.

Kegiatan yang diikuti sekitar 40 peserta dari unsur pemerintah daerah, kecamatan, organisasi perempuan, serta jaringan masyarakat sipil tersebut ditutup dengan diskusi penyelarasan program antar-OPD.

Melalui kerja sama tersebut, diharapkan upaya perlindungan perempuan dan anak, penguatan ekonomi keluarga, serta pembangunan masyarakat tangguh dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(kominfo)

Baca juga

Ketua Dekranasda Luwu Ikuti Jalan Sehat HUT Dekranas ke-46, Perkuat Sinergi UMKM dan Gerakan Hidup Sehat

11 Juli 2026 - 18:37 WITA

KKP Tinjau Lokasi Kampung Nelayan di Luwu, Bupati Patahudding Pastikan Kesiapan Lahan

11 Juli 2026 - 18:19 WITA

54 Ribu Ibu Hamil di Sulsel Ikuti Gerakan Minum MMS, Ketua TP PKK Luwu Hadiri Pencanangan

9 Juli 2026 - 21:57 WITA

DPRD Luwu Ketok Palu Persetujuan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

9 Juli 2026 - 16:42 WITA

TP PKK Sulsel Dorong Penguatan UMKM Saat Rakor Bersama PKK Luwu

4 Juli 2026 - 21:48 WITA

Trending di Pemerintahan