Menu

Mode Gelap
Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani Perkuat Integritas dan Kinerja, DPRD Luwu Ikuti Bimtek Transparansi Tata Kelola Pemerintahan Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Rumaju, Dorong Kesadaran Masyarakat akan Kepastian Hukum Tanah Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Salubua, Warga Diimbau Tertib Batas Tanah dan Hindari Sengketa Kantor Pertanahan Kabuapten Luwu Edukasi Warga Setiarejo Terkait PTSL Terintegrasi ILASPP, Perkuat Transparansi dan Kepastian Hukum Pertanahan

Sosial

Prihatin Dampak Corona, Polres Kobar Bagikan 2 Ton Beras Kepada Masyarakat

badge-check


					Prihatin Dampak Corona, Polres Kobar Bagikan 2 Ton Beras Kepada Masyarakat Perbesar

TEROPONGSULSELJAYA.com,KALTENG- Polres Kobar – Wabah corona membawa dampak ekonomi warga kurang mampu. Khususnya mereka yang tergantung pada pekerjaan sehari-hari untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Untuk membantu beban mereka, Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar) AKBP E. Dharma B. Ginting, SH, SIK, MH bersama jajaran membagikan 2 ton beras ke warga kurang mampu, seperti tukang parkir dan petugas kebersihan jalan.

“Dampak penyebaran virus corona (Covid 19) di berbagai tempat ini sangat dirasakan masyarakat utamanya yang berpenghasilan rendah. Melalui program Polres Kobar Peduli ini kami memberikan uluran tangan khusunya kepada masyarkat yang kurang mampu,” kata Kapolres di sela membagikan sembako, Selasa (7/4/2020) pukul 08.00 WIB.

Sasaran pemberian beras tersebut adalah warga yang selama ini menggantungkan kebutuhan hidupnya sehari-hari. “Utamanya tukang parkir, petugas kebersihan jalan (pasukan kuning) dan rumah warga kurang mampu yang berada di Kec. Arut Selatan,” katanya.

Sementara mereka yang mendapat sembako mengaku senang dengan bantuan yang diberikan oleh Polres Kobar tersebut. “Alhamdulillah sangat senang sekali dapat sembako gratis, sejak adanya corona penghasilan kami menurun pak, sepi sekali dan sangat jarang masyarakat yang mau naik ojek. Anak isteri dirumah padahal nunggu hasil kita ngojek juga,” kata Suryanto, salah satu tukang ojek.

Pemberian beras gratis ini sengaja dilakukan sambil berpatroli bersama anggotanya, agar warga yang diberi sembako tidak berkumpul di satu tempat dan juga tidak mengganggu pekerjaan.”Sehingga tetap bisa sama-sama menjaga jarak atau physical distancing untuk menghindari penyebaran covid-19 sebagaimana imbauan pemerintah,” tambahnya.

Tidak lupa, sembari melaksanakan pembagian sembako, pihaknya juga memberikan pesan kepada masyarakat agar tetap tinggal didalam rumah apabila tidak ada hal mendesak yang harus dilakukan diluar rumah. “Dirumah saja ya bu pak, supaya bisa putus mata rantai Covid 19 ini dan Pangkalan Bun bebas wabah,” imbaunya.

Laporan : Solehudin

Baca juga

Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani

13 April 2026 - 11:29 WITA

Langkah Penuh Doa dan Harapan, Kafilah Luwu Siap Ukir Prestasi di Panggung MTQ Sulsel 2026

10 April 2026 - 20:06 WITA

Harmoni Budaya dan Kolaborasi: Hari Jadi Bone ke-696 Jadi Momentum Persatuan Sulsel

6 April 2026 - 18:43 WITA

Bapanas Bersama Pemkab dan Polres Luwu Sidak Harga dan Mutu Pangan di Pasar Belopa Jelang Idul Fitri 1447 H

16 Maret 2026 - 00:16 WITA

MDA Gelar Media Iftar , Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers

15 Maret 2026 - 10:24 WITA

Trending di Sosial