Menu

Mode Gelap
Musdes Desa Cimpu Bentuk Tim Penyusun RKPDes 2027, Prioritaskan Infrastruktur Pertanian Pemdes Senga Selatan Gelar Musdes RKP Desa 2027 dan Rembuk Stunting, Susun Prioritas Pembangunan Respons Cepat Aduan Masyarakat, Kantah Luwu Lakukan Penanganan Sengketa Tanah di Desa Tampumia Kementerian ATR/BPN Bersama Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Reforma Agraria dan Optimalisasi Peran Bank Tanah Kantah Luwu Gelar Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Bandara Bua, Perkuat Sinergi Demi Kepastian Hukum 10 Santri Ma’had Tahfizhul Qur’an Habiburrahman Luwu Resmi Diwisuda sebagai Hafiz 30 Juz

Sosial

Prihatin Dampak Corona, Polres Kobar Bagikan 2 Ton Beras Kepada Masyarakat

badge-check


					Prihatin Dampak Corona, Polres Kobar Bagikan 2 Ton Beras Kepada Masyarakat Perbesar

TEROPONGSULSELJAYA.com,KALTENG- Polres Kobar – Wabah corona membawa dampak ekonomi warga kurang mampu. Khususnya mereka yang tergantung pada pekerjaan sehari-hari untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Untuk membantu beban mereka, Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar) AKBP E. Dharma B. Ginting, SH, SIK, MH bersama jajaran membagikan 2 ton beras ke warga kurang mampu, seperti tukang parkir dan petugas kebersihan jalan.

“Dampak penyebaran virus corona (Covid 19) di berbagai tempat ini sangat dirasakan masyarakat utamanya yang berpenghasilan rendah. Melalui program Polres Kobar Peduli ini kami memberikan uluran tangan khusunya kepada masyarkat yang kurang mampu,” kata Kapolres di sela membagikan sembako, Selasa (7/4/2020) pukul 08.00 WIB.

Sasaran pemberian beras tersebut adalah warga yang selama ini menggantungkan kebutuhan hidupnya sehari-hari. “Utamanya tukang parkir, petugas kebersihan jalan (pasukan kuning) dan rumah warga kurang mampu yang berada di Kec. Arut Selatan,” katanya.

Sementara mereka yang mendapat sembako mengaku senang dengan bantuan yang diberikan oleh Polres Kobar tersebut. “Alhamdulillah sangat senang sekali dapat sembako gratis, sejak adanya corona penghasilan kami menurun pak, sepi sekali dan sangat jarang masyarakat yang mau naik ojek. Anak isteri dirumah padahal nunggu hasil kita ngojek juga,” kata Suryanto, salah satu tukang ojek.

Pemberian beras gratis ini sengaja dilakukan sambil berpatroli bersama anggotanya, agar warga yang diberi sembako tidak berkumpul di satu tempat dan juga tidak mengganggu pekerjaan.”Sehingga tetap bisa sama-sama menjaga jarak atau physical distancing untuk menghindari penyebaran covid-19 sebagaimana imbauan pemerintah,” tambahnya.

Tidak lupa, sembari melaksanakan pembagian sembako, pihaknya juga memberikan pesan kepada masyarakat agar tetap tinggal didalam rumah apabila tidak ada hal mendesak yang harus dilakukan diluar rumah. “Dirumah saja ya bu pak, supaya bisa putus mata rantai Covid 19 ini dan Pangkalan Bun bebas wabah,” imbaunya.

Laporan : Solehudin

Baca juga

Marak Oknum Mengaku Wartawan, IWO Sulsel Minta Masyarakat Lebih Teliti

22 Juni 2026 - 22:05 WITA

Dema FUF UIN Alauddin Kritik GAPEMBI: MBG Harus  Utamakan  Kepentingan Publik , Bukan  Keuntungan

21 Juni 2026 - 19:18 WITA

28 Ekor Sapi Dikurbankan Brimob Tiromanda, Apresiasi Mengalir dari Warga Bua

27 Mei 2026 - 17:16 WITA

MDA Tebar 34 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Peternak dan Koperasi Lokal

26 Mei 2026 - 14:18 WITA

Kilau Prestasi dari Bontocani: Dosen UNCAPI Raih Doktor di Unhas dalam 2 Tahun 4 Bulan, Publikasikan 11 Jurnal dan 2 Buku

25 Mei 2026 - 19:17 WITA

Trending di Sosial