Menu

Mode Gelap
Musdes Desa Cimpu Bentuk Tim Penyusun RKPDes 2027, Prioritaskan Infrastruktur Pertanian Pemdes Senga Selatan Gelar Musdes RKP Desa 2027 dan Rembuk Stunting, Susun Prioritas Pembangunan Respons Cepat Aduan Masyarakat, Kantah Luwu Lakukan Penanganan Sengketa Tanah di Desa Tampumia Kementerian ATR/BPN Bersama Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Reforma Agraria dan Optimalisasi Peran Bank Tanah Kantah Luwu Gelar Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Bandara Bua, Perkuat Sinergi Demi Kepastian Hukum 10 Santri Ma’had Tahfizhul Qur’an Habiburrahman Luwu Resmi Diwisuda sebagai Hafiz 30 Juz

Sosial

Terharu Kisah Anak Semata Wayang, Rawat Kedua Orangtuanya yang Lumpuh, Pangdam Hasanuddin Pun Lakukan Aksinya

badge-check


					Terharu Kisah Anak Semata Wayang, Rawat Kedua Orangtuanya yang Lumpuh, Pangdam Hasanuddin Pun Lakukan Aksinya Perbesar

TEROPONGSULSELJAYA.com,MAKASSAR.
– Kisah mengharukan datang dari seorang anak usia 12 tahun viral di media online, bernama Muhammad Bil Sabri Rahmat, akrab disapa Babil yang kesehariannya mengharuskan merawat kedua orang tuanya yang sakit stroke dan lumpuh

Mendapat informasi adanya seorang anak merawat kedua orang tuanya seorang diri, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, SE., memerintahkan Dandim 1426/Takalar Letkol Inf Ilham Yunus, S.Sos untuk segera mengevakuasi menuju Rumah Sakit Pelamonia, Makassar.

Pangdam juga memerintahkan Karumkit Pelamonia Kolonel Ckm dr. Pontjo untuk membantu sepenuhnya dan memulihkan kesehatan kedua orang tua Babil

Proses evakuasi pun berjalan lancar membutuhkan waktu 1,5 jam perjalanan, diantar langsung oleh Dandim Takalar sampai ke ruang Intalasi Gawat Darurat (IGD) RS Pelamonia, Selasa malam (2/6/2020)

Diketahui Babil bersama kedua orang tuanya Kamaluddin Dg. Beta (Ayah) dan Karanuang Dg. Sunggu (Ibu) yang berprofesi sebagai petani dan tinggal di bilik bambu Dusun Topejawa Lama, Desa Topejawa, Kecamatan Marbo, Kabupaten Takalar menderita sakit sudah cukup lama

Dg. Sunggu menderita pengeroposan tulang sekitar 8 tahun yang lalu sedang Dg. Beta menderita stroke kurang lebih 7 bulan berjalan. Praktis mereka tidak bisa bekerja, sehingga kebutuhan keluarga hanya mengandalkan uluran dan kebaikan tetangga kanan kirinya.

Meski Babil masih anak-anak, ia harus menjadi tulang punggung keluarganya dan harus mengurusi keperluan orang tuanya mulai dari memasak, cuci baju, memandikan hingga orang tuanya buang air besar, Babil sendiri yang membersihkan.

Babil pun mengucapkan terimakasihnya kepada Pangdam atas perhatian kepada orang tua yang dirawat di rumah sakit

“Terimakasih Bapak Panglima, telah merawat kedua orang tua saya” ujar Babil

Dengan terisak-isak Dg. Sunggu yang sudah berada di ruang perawatan Krisan Lt 2 No 10 mengucapkan terimakasihnya kepada Pangdam

“Tidak ada lagi kata-kata yang bisa saya ucapkan selain terimakasih, semoga Bapak Panglima makin sehat dan banyak rezekinya” doa Dg. Sunggu

Laporan : Muh. Arianto

Baca juga

Marak Oknum Mengaku Wartawan, IWO Sulsel Minta Masyarakat Lebih Teliti

22 Juni 2026 - 22:05 WITA

Dema FUF UIN Alauddin Kritik GAPEMBI: MBG Harus  Utamakan  Kepentingan Publik , Bukan  Keuntungan

21 Juni 2026 - 19:18 WITA

28 Ekor Sapi Dikurbankan Brimob Tiromanda, Apresiasi Mengalir dari Warga Bua

27 Mei 2026 - 17:16 WITA

MDA Tebar 34 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Peternak dan Koperasi Lokal

26 Mei 2026 - 14:18 WITA

Kilau Prestasi dari Bontocani: Dosen UNCAPI Raih Doktor di Unhas dalam 2 Tahun 4 Bulan, Publikasikan 11 Jurnal dan 2 Buku

25 Mei 2026 - 19:17 WITA

Trending di Sosial