Menu

Mode Gelap
Balita yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal di Pengairan Ponrang Selatan Hangatnya Kebersamaan Ramadan, BPN Luwu Buka Puasa Bersama PPAT dan IWO Luwu Raya Dukung Gerakan Pangan Murah, Ketua TP-PKK Luwu Kurniah Patahudding Tinjau Langsung Antusiasme Warga di Belopa Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Pemkab Luwu Gelar Gerakan Pangan Murah: Warga Bisa Beli Sembako Harga Terjangkau Kapolres Luwu Pimpin Apel Pagi dan Pemeriksaan Senpi, Tegaskan Disiplin serta Kepatuhan Prosedur Sambut Idul Fitri 1447 H, Pemkab Luwu Perkuat Koordinasi Jaga Keamanan dan Stabilitas Daerah

Pemuda

Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu Cabang Alla Tolak TPA Ilegal

badge-check


					Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu Cabang Alla Tolak TPA Ilegal Perbesar

TEROPONGSULSELJAYA.COM,- ENREKANG,- Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia Pengurus Cabang – Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (PC-HPMM) Cabang Alla Melakukan aksi penolakan TPA dengan memasang spanduk di Kelurahan Kambiolagi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Jum’at (05/06/2020).

Pemasangan spanduk penolakan TPA tersebut dilakukan untuk memulihkan lingkungan dan juga peringatan keras kepada pemerintah Kecamatan Alla yang tidak mematuhi aturan PERDA No. 14 Tahun 2011-2031 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Enrekang.

Panji Anugrah salah seorang pengurus HPMM Cabang Alla mengatakan bahwa, pemasangan spanduk ini juga adalah sebuah literatur kampanye pemulihan lingkungan di Kabupaten Enrekang khusus di Kecamatan Alla.

“Pemerintah Kecamatan Alla harusnya lebih memperhatikan kelestarian lingkungannya sebagai salah satu syarat kesejahteraan masyarakat, apalagi dengan adanya TPA yang kami anggap ilegal dan tidak terurus ini mendatangkan banyak hal negatif apalagi lokasinya tepat berada ditengah pemukiman dan pinggiran jalan poros penghubung kabupaten Enrekang dan Tana Toraja,” bebernya.

“Dampak yang sudah banyak kelihatan diantaranya dampak dari asap pembakaran sampah mencemari udara dan sangat mengganggu pengguna jalan terlebih lagi bau tidak sedap yang ditimbulkannya, selanjutnya dampak kerusakan lingkungan pada saat musim hujan lokasi tersebut rentan longsor akibat tumpukan sampah hingga mengancam kerusakan jalan poros penghubung Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Tana Toraja,” tegasnya.

Rachmad Kasim mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini kami dari jajaran Pengurus HPMM Cabang Alla berharap kepada semua warga Kecamatan Alla untum sama-sama membagun kesadaran bahwa betapa pentingnya menjaga keselarasan antara lingkungan hidup dengan kehidupan manusia.

“Kami Pengurus Cabang HPMM Cabang Alla menuntut;

1. Tolak lingkungan masyarakat sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

2. Pungsikan kembali angkutan Sampah.

Besara harapan kami kepada Pemerintah Daerah terkhusus kepada pemerintah Kecamatan Alla agar TPA yang semakin mencemari lingkungan terlebih karena tidak terurus, dapat dijadikan sebagai fokus kerja untuk dicarikan solusi, tentunya demi pengembangan dan kemajuan daerah kita,” tutup Ketua Umum HPMM Cabang Alla tersebut. (aks)

Reporter: Kadimorfati
TeropongSulselJaya

Baca juga

3 Santri Asal Luwu Bersinar di Kancah Nasional  IBCA MMA, Tampil Perkasa di Kejurnas 2025 di Surabaya. 

17 Mei 2025 - 13:48 WITA

Menggali Potensi SDM, Pemuda Kota Dobo Ruang Diskusi Ringan Jalurnya

26 April 2024 - 22:43 WITA

Suksesnya Berbagai Kegiatan Yang Dilaksanakan EK-LMND Palopo Dalam Menjemput Hari Lahir LMND Yang ke-24 Tahun.

16 Juli 2023 - 08:32 WITA

Kapolres Luwu Cup III Resmi di Buka, Ini Rincian Hadiahnya.

3 Juni 2023 - 22:18 WITA

Ini 24 Peserta Klub Kapolres Luwu Cup III.

30 Mei 2023 - 11:08 WITA

Trending di Pemuda