Menu

Mode Gelap
Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani Perkuat Integritas dan Kinerja, DPRD Luwu Ikuti Bimtek Transparansi Tata Kelola Pemerintahan Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Rumaju, Dorong Kesadaran Masyarakat akan Kepastian Hukum Tanah Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Salubua, Warga Diimbau Tertib Batas Tanah dan Hindari Sengketa Kantor Pertanahan Kabuapten Luwu Edukasi Warga Setiarejo Terkait PTSL Terintegrasi ILASPP, Perkuat Transparansi dan Kepastian Hukum Pertanahan

Pemuda

Ikatan Mahasiswa Walenrang Lamasi ( IMWAL ),Aksi Menuntut Pembebasan Dua Rekannya.

badge-check


					Ikatan Mahasiswa Walenrang Lamasi ( IMWAL ),Aksi Menuntut Pembebasan Dua Rekannya. Perbesar

TEROPONGSULSELJAYA.com,KAB LUWU.
– Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Walenrang Lamasi (IMWAL) menutup akses jalan trans sulawesi tepatnya di depan jalan rencana pembangunan kampus Universitas Andi Djemma,Selasa 16/6/2020.

Mereka menuntut supaya kedua temannya yang ditangkap pada 6/6/2020, karena diduga melakukan pemukulan terhadap pengamanan kampus saat mereka melakukan aksi menuntut subsidi covid-19 bagi mahasiswa serta pengungkapan akun instragram yang di duga melukai hati seluruh mahasiswa imwal.

Ketua Imwal Ardiansah ma’sud mengatakan mereka menyayangkan sikap birokrasi unanda yang begitu reaktif terhadap mahasiswanya sendiri yang juga merupakan kader imwal,
Sikap reaktif itu di tunjukan dengan mengirimkan pengacara kampus untuk mendampingi pengamanan kampus yang diduga di aniaya semntara untuk rekannya tidak di dampingi pengacara kampus.

Harusnya masalah ini harus diselesaikan secara kekeluargaan, karena masalah ini terjadi didalam lingkungan kampus, bukan dengan cara mempidanakan, tetapi dibina terlebih dahulu, karena bagaimana pun kedua mahasiswa tersebut adalah anak-anak mereka yang oleh orang tua kandungnya sudah dititipkan kepada rektor unanda untuk dibina tambah ardiansah.

Beberapa hari ini kami sabar dan melakukan upaya-upaya persuasif kepada birokrasi kampus unanda untuk menyelesaikan masalah ini, tapi sampai hari ini rektor unanda seolah menutup mata dengan masalah ini kata ardiansah.

Ardiansya merasa kecewa dengan tidak digubrisnya upaya-upaya yang selama ini dilakukan, sehingga aksi menutup jalan rencana lokasi pembangunan kampus dilakukan,

Pak rektor harusnya bijak menyikapi persoalan ini, kami selalu pesan badan dan bahkan turun langsung mendukung rencana pembangunan kampus berlokasi di wilayah walmas, tapi dengan adanya kejadian ini, kami mahasiswa imwal mulai mempertanyakan sikap persahabatan tersebut. Kami berkesimpulan bahwa ini unanda tidak bersahabat dengan kami, tak mampu membina anak-anaknya, bahkan tak mempunyai perasaan terhadap anaknya..

Ardiansah menambahkan akan terus melakukan aksi, bahkan dengan dengan jumlah massa yang lebih banyak, bukan hanya mahasiswa tetapi kami akan mengajak masyarakat walmas, jika kampus unanda tidak melakukan upaya yang baik terhadap kasus yang menimpa kader kami.

Laporan : Sardianto.

Baca juga

3 Santri Asal Luwu Bersinar di Kancah Nasional  IBCA MMA, Tampil Perkasa di Kejurnas 2025 di Surabaya. 

17 Mei 2025 - 13:48 WITA

Menggali Potensi SDM, Pemuda Kota Dobo Ruang Diskusi Ringan Jalurnya

26 April 2024 - 22:43 WITA

Suksesnya Berbagai Kegiatan Yang Dilaksanakan EK-LMND Palopo Dalam Menjemput Hari Lahir LMND Yang ke-24 Tahun.

16 Juli 2023 - 08:32 WITA

Kapolres Luwu Cup III Resmi di Buka, Ini Rincian Hadiahnya.

3 Juni 2023 - 22:18 WITA

Ini 24 Peserta Klub Kapolres Luwu Cup III.

30 Mei 2023 - 11:08 WITA

Trending di Pemuda