Menu

Mode Gelap
Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani Perkuat Integritas dan Kinerja, DPRD Luwu Ikuti Bimtek Transparansi Tata Kelola Pemerintahan Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Rumaju, Dorong Kesadaran Masyarakat akan Kepastian Hukum Tanah Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Salubua, Warga Diimbau Tertib Batas Tanah dan Hindari Sengketa Kantor Pertanahan Kabuapten Luwu Edukasi Warga Setiarejo Terkait PTSL Terintegrasi ILASPP, Perkuat Transparansi dan Kepastian Hukum Pertanahan

Sosial

Paskibra 08 SMA Negeri 8 Bulukumba Memberikan Bantuan Untuk Korban Banjir di Bantaeng Dan Jeneponto,

badge-check


					Paskibra 08 SMA Negeri 8 Bulukumba Memberikan Bantuan Untuk Korban Banjir di Bantaeng Dan Jeneponto, Perbesar

BULUKUMBA,TEROPONGSULSELJAYA.com.
– Aksi sosial ini diinisiasi oleh alumni Paskibra 08 dan melibatkan pengurus serta anggota Paskibra SMAN 8 Bulukumba.
Ketua Umum Paskibra 08, Asran, mengatakan bantuan tersebut dikumpulkan dari para pengurus, anggota, alumni maupun masyarakat untuk membantu meringankan beban korban bencana alam di Bantaeng maupun Jeneponto.

“Kami melaksanakan penggalangan dana dengan turun langsung ke beberapa titik jalan di kota Bulukumba bersama dengan alumni Paskibra 08 selama dua hari, lalu kami memberikan bantuan langsung ke dua daerah yaitu Bantaeng dan Jeneponto pada hari kamis 18 juni 2020 kemarin,” kata Asran

“Kami melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kami selaku anak muda kepada korban banjir yang ada di Bantaeng dan Jeneponto,” kata Ali Sakir, alumni Paskibra 08.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pangan dan juga sandang, seperti beras, telur, air mineral, serta pakaian layak pakai.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Bantaeng. Di Bantaeng, rombongan diterima di posko bantuan bencana yang ada di kolam renang Be’lang.
Diketahui, banjir bandang melanda Bantaeng dan Jeneponto akhir pekan lalu, Jumat (12/8/2020).

Selain itu, longsor juga terjadi di Kecamatan Rumbia, Jeneponto. Sisa-sisa banjir masih terlihat sampai saat ini.

Disebutkan, sebanyak 9 kelurahan dan 6 desa di 3 kecamatan di Bantaeng yang dilanda banjir bandang akibat meluapnya Sungai Calendu. Sebanyak 6.610 orang menjadi korban banjir tersebut.

Sementara di Jeneponto, banjir dan longsor terjadi di Kecamatan Rumbia. Bantuan diserahkan di rumah salah satu warga dan diterima langsung oleh perwakilan masyarakat yang menjadi korban longsor.

Laporan : A.Arifandi

Baca juga

Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani

13 April 2026 - 11:29 WITA

Langkah Penuh Doa dan Harapan, Kafilah Luwu Siap Ukir Prestasi di Panggung MTQ Sulsel 2026

10 April 2026 - 20:06 WITA

Harmoni Budaya dan Kolaborasi: Hari Jadi Bone ke-696 Jadi Momentum Persatuan Sulsel

6 April 2026 - 18:43 WITA

Bapanas Bersama Pemkab dan Polres Luwu Sidak Harga dan Mutu Pangan di Pasar Belopa Jelang Idul Fitri 1447 H

16 Maret 2026 - 00:16 WITA

MDA Gelar Media Iftar , Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers

15 Maret 2026 - 10:24 WITA

Trending di Sosial