Menu

Mode Gelap
Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Peti Salu Bua Ditertibkan Dua Hari, 4 Alat Berat Berhasil Dievakuasi Bayi Baru Lahir Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi UGD Puskesmas Larompong Selatan Kantor Pertanahan Luwu Gelar Wawancara Calon Tenaga Administrasi Dan Yuridis Pertanahan Seleksi Berlanjut, Kantor Pertanahan Luwu Gelar Wawancara Calon Tenaga Teknis Survei Dan Pemetaan Integrasi NIB dan NOP Jadi Langkah Perkuat Sinergi Layanan Pertanahan dan Pajak Daerah

Sosial

Paskibra 08 SMA Negeri 8 Bulukumba Memberikan Bantuan Untuk Korban Banjir di Bantaeng Dan Jeneponto,

badge-check


					Paskibra 08 SMA Negeri 8 Bulukumba Memberikan Bantuan Untuk Korban Banjir di Bantaeng Dan Jeneponto, Perbesar

BULUKUMBA,TEROPONGSULSELJAYA.com.
– Aksi sosial ini diinisiasi oleh alumni Paskibra 08 dan melibatkan pengurus serta anggota Paskibra SMAN 8 Bulukumba.
Ketua Umum Paskibra 08, Asran, mengatakan bantuan tersebut dikumpulkan dari para pengurus, anggota, alumni maupun masyarakat untuk membantu meringankan beban korban bencana alam di Bantaeng maupun Jeneponto.

“Kami melaksanakan penggalangan dana dengan turun langsung ke beberapa titik jalan di kota Bulukumba bersama dengan alumni Paskibra 08 selama dua hari, lalu kami memberikan bantuan langsung ke dua daerah yaitu Bantaeng dan Jeneponto pada hari kamis 18 juni 2020 kemarin,” kata Asran

“Kami melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kami selaku anak muda kepada korban banjir yang ada di Bantaeng dan Jeneponto,” kata Ali Sakir, alumni Paskibra 08.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pangan dan juga sandang, seperti beras, telur, air mineral, serta pakaian layak pakai.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Bantaeng. Di Bantaeng, rombongan diterima di posko bantuan bencana yang ada di kolam renang Be’lang.
Diketahui, banjir bandang melanda Bantaeng dan Jeneponto akhir pekan lalu, Jumat (12/8/2020).

Selain itu, longsor juga terjadi di Kecamatan Rumbia, Jeneponto. Sisa-sisa banjir masih terlihat sampai saat ini.

Disebutkan, sebanyak 9 kelurahan dan 6 desa di 3 kecamatan di Bantaeng yang dilanda banjir bandang akibat meluapnya Sungai Calendu. Sebanyak 6.610 orang menjadi korban banjir tersebut.

Sementara di Jeneponto, banjir dan longsor terjadi di Kecamatan Rumbia. Bantuan diserahkan di rumah salah satu warga dan diterima langsung oleh perwakilan masyarakat yang menjadi korban longsor.

Laporan : A.Arifandi

Baca juga

Marak Oknum Mengaku Wartawan, IWO Sulsel Minta Masyarakat Lebih Teliti

22 Juni 2026 - 22:05 WITA

Dema FUF UIN Alauddin Kritik GAPEMBI: MBG Harus  Utamakan  Kepentingan Publik , Bukan  Keuntungan

21 Juni 2026 - 19:18 WITA

28 Ekor Sapi Dikurbankan Brimob Tiromanda, Apresiasi Mengalir dari Warga Bua

27 Mei 2026 - 17:16 WITA

MDA Tebar 34 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Peternak dan Koperasi Lokal

26 Mei 2026 - 14:18 WITA

Kilau Prestasi dari Bontocani: Dosen UNCAPI Raih Doktor di Unhas dalam 2 Tahun 4 Bulan, Publikasikan 11 Jurnal dan 2 Buku

25 Mei 2026 - 19:17 WITA

Trending di Sosial