Menu

Mode Gelap
Peti Salu Bua Ditertibkan Dua Hari, 4 Alat Berat Berhasil Dievakuasi Bayi Baru Lahir Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi UGD Puskesmas Larompong Selatan Kantor Pertanahan Luwu Gelar Wawancara Calon Tenaga Administrasi Dan Yuridis Pertanahan Seleksi Berlanjut, Kantor Pertanahan Luwu Gelar Wawancara Calon Tenaga Teknis Survei Dan Pemetaan Integrasi NIB dan NOP Jadi Langkah Perkuat Sinergi Layanan Pertanahan dan Pajak Daerah Bupati Luwu Minta Penyaluran BBM Subsidi Dibenahi, Data Penerima dan Barcode Dievaluasi

Sosial

Ngamen Amal, Semangat Bangkit untuk Masamba

badge-check


					Ngamen Amal, Semangat Bangkit untuk Masamba Perbesar

ENREKANG,- TEROPONGSULSELJAYA.com,- Pasca Banjir Bandang yang terjadi beberapa hari lalu di daerah Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara mengundang respon peduli kemanusiaan dari berbagai kalangan Organisasi, Komunitas, dan Masyarakat di berbagai daerah Kabupaten/Kota.

Bencana Banjir Bandang tersebut mengakibatkan ratusan rumah rusak parah dan hilang tertimbun material lumpur dan menelan puluhan korban jiwa. Hari ke 2 pencarian korban Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 21 jenasah dan puluhan orang masih dalam proses pencarian.

Hingga hari ini misi kemanusiaan untuk massamba terus digalangakan dari bebagai kelompok Organisasi, Komunitas dan Masyarakat di berbagai wilayah.

Seperti halnya yang dilakukan oleh beberapa Organisasi di Kabupaten Enrekang diantaranya, KOMISI M (Komunitas Musisi Massenrempulu), ALIANSI PEMUDA KEC. ALLA, FORTAL (Forum Anak Kecamatan Alla), SSM (Sanggar Seni Matawai), KDC (King Duri Community) DURI GAMING.

Kegiatan yang bertemakan NGAMEN AMAL dan OPEN DONASI untuk korban banjir bandang di Masamba ini dilakukan di Jalan Poros penghubung Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Tana Toraja, Kecamatan Alla, Pasar Central Sudu, Jum’at (17/07/2020).

Kano Mallararumpa selaku Ketua umum KOMISI M, mengatakan bahwa, Aksi Ngamen Amal dan Open donasi ini kami lakukan dari (16-18/07/2020) atau selama tiga hari, disamping itu kami juga selalu mengupdate perkembangan yang terjadi di lokasi bencana sebagai bahan edukasi bagi masyarakat yang ada untuk lebih menarik perhatian dan kepedulian terhadap sesama.

“Selain Ngamen Amal untuk mengumpulkan uang kami juga membuka Posko untuk penampungan barang-barang yang dinilai bermanfaat di lokasi bencana nantinya seperti sembako, perlengkapan bayi, obat-obatan, selimut serta menghimbau masyarakat dengan gerakan 1 rumah satu sarung,” ucapnya.

“Kegiatan ini menurut kami adalah aktual dari sebuah kegiatan kemanusiaan juga sebagai bukti peran bahwa kita adalah mahluk sosial (bermasyarakat) untuk itu kita harus bahu membantu antara sesama,” Tutupnya. (aks)

Reporter: Kadimorfati

Baca juga

Marak Oknum Mengaku Wartawan, IWO Sulsel Minta Masyarakat Lebih Teliti

22 Juni 2026 - 22:05 WITA

Dema FUF UIN Alauddin Kritik GAPEMBI: MBG Harus  Utamakan  Kepentingan Publik , Bukan  Keuntungan

21 Juni 2026 - 19:18 WITA

28 Ekor Sapi Dikurbankan Brimob Tiromanda, Apresiasi Mengalir dari Warga Bua

27 Mei 2026 - 17:16 WITA

MDA Tebar 34 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Peternak dan Koperasi Lokal

26 Mei 2026 - 14:18 WITA

Kilau Prestasi dari Bontocani: Dosen UNCAPI Raih Doktor di Unhas dalam 2 Tahun 4 Bulan, Publikasikan 11 Jurnal dan 2 Buku

25 Mei 2026 - 19:17 WITA

Trending di Sosial