Menu

Mode Gelap
Pembaruan Zona Nilai Tanah, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Libatkan Pemda dalam Rapat Persiapan ZNT Tak Ingin Anak Luwu Tumbuh Terhambat, Bupati Ajak Warga Jadi “Orang Tua Asuh” Lawan Stunting Air Mata Harapan di Balik Duka: Bupati Luwu Serahkan Santunan Rp223,5 Juta untuk Keluarga Nelayan Bone Pute Bupati Luwu dan BPS Sulsel Bahas Sensus Ekonomi 2026, Siap Perkuat Data Daerah Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu

Sosial

PMI Provinsi Kaltim Menggelar Lokakarya Pembelajaran TDB di Lokasi Rawan Banjir

badge-check


					PMI Provinsi Kaltim Menggelar Lokakarya Pembelajaran TDB di Lokasi Rawan Banjir Perbesar

SAMARINDA, TEROPONGSULSELJAYA. Com- Palang Merah Indonesia ( PMI) Provinsi Kalimantan Timur Menggelar Kegiatan Lokakarya Pembelajaran Tanggap Darurat Bencana dan Pemulihan Banjir Samarinda Pada Hari Rabu 30 September 2020 di Aula Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda.

Peserta kegiatan adalah perwakilan masyarakat, pemerintah, PMI Kota Samarinda, dan PMI Provinsi Kalimantan Timur, dengan rincian sebagai berikut :Ketua RT, mewakili masyarakat penerima manfaat= 11 orang, Pemerintah Kecamatan= 1 orang, Pemerintah Kelurahan= 2 orang, BPBD Kota Samarinda= 1 orang, Pengurus PMI Kecamatan Sungai Pinang= 7 orang, Pengurus PMI Kota Samarinda = 2 orang, Pengurus PMI Provinsi Kalimantan Timur= 2 orang, Ka. Markas dan Staf Markas PMI Provinsi dan Kota Samarinda = 11 orang.

Menurut Kepala Markas PMI Provinsi Kalimantan Timur ” Mesdiono ” Saat dikonfirmasi Melalui Whatsapp mengatakan bahwa Kegiatan ini adalah salah satu bentuk evaluasi pelaksanaan tanggap darurat bencana dan pemulihan paska banjir yang dilakukan PMI dalam kurun waktu mei – september 2020

Ke depan diharapkan upaya – upaya pra bencana atau kesiapsiagaan di tingkat masyarakat akan semakin baik. Pembentukan SIBAT atau Siaga Bencana Berbasis Masyarakat bisa menjadi pilihan dalam rangka penguatan kapasitas masyarakat sebagai first responder jika terjadi bencana diwilayahnya dan Juga pelibatan masyarakat dalam proses manajemen bencana akan semakin ditingkatkan . Lanjut Mesdiono.

Kegiatan ini berkaitan dengan Bencana Banjir yang melanda Kota Samarinda pada akhir Mei 2020 lalu mengakibatkan ribuan orang terdampak, mengalami kerugian harta benda, terganggu aktifitas sehari hari, bahkan secara tidak langsung menimbulkan korban jiwa.

Perlu diketahui bahwa Kota samarinda adalah Kota Rawan Bencana Banjir khususnya di wilayah Kecamatan Sungai Pinang.

Hal ini yang menjadi salah satu dasar PMI Provinsi Kalimantan Timur Menyelenggarakan lokakarya pembelajaran tanggap darurat dan pemulihan paska Banjir Kota Samarinda tahun 2020.(*Ahf)

Reporter : Andi Hebri Fitratullah

Baca juga

Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani

13 April 2026 - 11:29 WITA

Langkah Penuh Doa dan Harapan, Kafilah Luwu Siap Ukir Prestasi di Panggung MTQ Sulsel 2026

10 April 2026 - 20:06 WITA

Harmoni Budaya dan Kolaborasi: Hari Jadi Bone ke-696 Jadi Momentum Persatuan Sulsel

6 April 2026 - 18:43 WITA

Bapanas Bersama Pemkab dan Polres Luwu Sidak Harga dan Mutu Pangan di Pasar Belopa Jelang Idul Fitri 1447 H

16 Maret 2026 - 00:16 WITA

MDA Gelar Media Iftar , Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers

15 Maret 2026 - 10:24 WITA

Trending di Sosial