SINJAI,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Semenjak adanya program Vaksinasi Covid -19 yang dilakukan oleh pemerintah, banyak upaya dan usaha dari pihak puskesmas guna mensukseskan program tersebut, mulai dari memberikan edukasi dan sosialisasi hingga pelaksanaan vaksinasi Covid-19 itu sendiri.
Desa Aska, Kamis (28/10/2021), dimana sejak pagi 09:00 hingga 14:00 Kami dari mahasiswa KKN UIN ALAUDDIN MAKASSAR Desa Aska mengawal sekaligus mendampingi Tim Kesehatan Puskesmas ASKA yang melakukan vaksinasi covid-19 kepada warga Desa ASKA yang merupakan desa di wilayah kerjanya.
“Dengan demikian kami dari mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar berinisiatif untuk mengawal proses vaksinasi Covid-19 dan alhamdulillah berjalan dengan aman., Harapan dari Kepala puskesmas agar kiranya mahasiswa KKN UINAM angkatan 67 bisa turut berkontribusi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi Covid-19.

Kami dan rekan-rekan KKN turun langsung mengawal jalannya kegiatan tersebut. Saya juga mengajak warga Desa Aska agar tidak takut untuk divaksin, karena program vaksinasi bertujuan memutus mata rantai penyebaran Covid – 19 di Kabupaten Sinjai Kecamatan Sinjai Selatan Desa Aska Dusun Bulusibalie .
“Mari bersama-sama kita bangun optimisme dalam memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19. Sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan tetap konsisten melakukan 3T, testing, tracing dan treatment secara konsisten oleh pemerintah dan perkuat kedisiplinan dalam 5M memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan oleh masyarakat. Lindungi diri, lindungi negeri, akhiri pandemi,” MUHAMMAD NUR QADRI. R Kordesa Aska
Dirinya juga berharap masyarakat mau di vaksin agar imunitas atau daya tahan tubuh dapat melawan virus covid -19 serta sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mensukseskan program pemerintah. Kegiatan pemberian vaksin Covid-19 pada warga Desa Aska berjalan aman dan lancar, kegiatan vaksinasi ini di ikuti oleh 39 orang warga desa Aska.
Proses vaksinasi dilaksanakan oleh tenaga Kesehatan terlatih, prosesnya dimulai dari kegiatan pendaftaran oleh tim, skrining oleh dokter, dan penyuntikan vaksinasi oleh perawat, setelahnya dilakukan observasi selama 30 menit bertujuan untuk memastikan sasaran atau masyarakat tidak memiliki keluhan pasca imunisasi Covid-19.
Sumpah pemuda menjadi momentum penting bagi kami mahasiswa KKN UINAM angkatan 67 dalam mengaktualisasi diri, bertindak nyata di masyarakat. Kiranya program kerja yang kami laksanakan memberi dampak nyata bagi masyarakat.(*Red)






