Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan Pemdes Cimpu Gelar Musrenbang RKP Desa 2027, Bahas Program Prioritas dan Salurkan Insentif Aparat Keagamaan Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial Ditreskrimsus Polda Sulsel dan Polres Luwu Tertibkan Aktivitas PETI di Bajo Barat, Tiga Alat Berat Diamankan

Pendidikan

SDN 62 Lare – Lare Rutin Setiap Hari Kamis Melaksanakan Sholat Dhuha Dan Ibadah Doa.

badge-check


					SDN 62 Lare – Lare Rutin Setiap Hari Kamis Melaksanakan Sholat Dhuha Dan Ibadah Doa. Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, – Keluarga besar SDN 62 Karena – Lare, Kec Bua, Kab Luwu, Sulsel mulai melakukan gerakan Shalat Dhuha bersama di lapangan upacara sekolah pada pukul 06.45 WITA , Kegiatan Sholat Dhuha yang dilaksanakan setiap hari Kamis di ikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, staf sekolah, serta seluruh siswa-siswi SDN 62 Lare – Lare yang beragama Islam.

Bagi yang non muslim melaksanakan ibadah doa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa religius kepada siswa siswi sebagai penerus bangsa.

Kepala Sekolah SDN 62 Lare – Lare ISA, S.Pd. M.Si menuturkan, “program Shalat Dhuha dan Ibadah doa bersama yang dilaksanakan ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa-siswi SDN 62 Lare – Lare melalui media agama”.

Menurutnya, melalui pendekatan pendekatan efektif menjadi salah satu metode yang paling efektif dan efisien untuk diterapkan kepada siswa dalam menuju fitrah. Karena fitrah manusia adalah suci, dan kesucian yang murni merupakan milik sang pencipta Allah SWT.

Dengan melaksanakan Shalat Dhuha bersama dan ibadah doa bagi non muslim ini diharapkan segala urusan, termasuk segala urusan karakter siswa akan terwujud. Karena hanya Allah yang memiliki kuasa untuk mengubahnya. Para pendidik hanya sebatas berusaha untuk mengimplementasikan konsep-konsep agama dalam kehidupan melalui metode pembelajaran.

Program Sholat Dhuha ini juga termasuk program sekolah dalam rangka membangun pondasi siswa-siswi menjadi anak yang disiplin, religius dan cerdas serta untuk meningkatkan ketaqwaan dan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.

Diungkapkannya, Shalat Dhuha dan ibadah doa itu penting untuk dilaksanakan, karena banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan, dan manfaat terbesar bagi diri adalah untuk rezeki.

“Karena didalam do’a setelah selesai melaksanakan Shalat Dhuha kita juga di anjurkan untuk berdo’a yang bagian dari do’a itu berbunyi Ya Allah jika Rezekiku ada dilangit maka turunkanlah, jika didalam bumi maka keluarkanlah, jika sulit maka mudahkanlah, haram maka halalkanlah, jika jauh maka dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaanmu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah melimpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh,” ungkap Ibu Isa Kepsek 62 Lare – Lare.

Selain melaksanakan gerakan Shalat Dhuha dan Ibadah Doa pihak sekolah SDN 62 Lare – Lare Mewajibkan setiap siswa dalam 1 Minggu menghafal 1 surat – surat pendek dan doa yang akan di bacakan ( sebelum masuk ke dalam ruangan kelas dan setelah selesai belajar ).
(*)

Baca juga

Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan

5 September 2026 - 09:09 WITA

BNSP Laksanakan Full Assessment Relisensi LSP Teknologi Informatika Sulbar di Polewali Mandar

23 Agustus 2026 - 07:51 WITA

Ainun Anugrah Harun Raih Juara I Nyanyi Solo Kecamatan Belopa, Bawa Nama SMA Negeri 1 Luwu

10 Agustus 2026 - 09:00 WITA

10 Santri Ma’had Tahfizhul Qur’an Habiburrahman Luwu Resmi Diwisuda sebagai Hafiz 30 Juz

12 Juli 2026 - 23:19 WITA

Bupati Luwu Terima 55 Mahasiswa KKN Unhas, Tekankan Program Pengabdian Tepat Sasaran

4 Juli 2026 - 00:07 WITA

Trending di Pendidikan