PALOPO, TEROPONGSULSELJAYA.com
— Seorang anak perempuan berusia sekitar 4 tahun diduga ditelantarkan oleh ibunya di kawasan Jalan Masuk TPI, tepatnya di depan eks Cafe Miramar, Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Rabu (6/8).
Berdasarkan laporan dari pihak kecamatan, kejadian bermula usai salat Ashar, ketika seorang perempuan menitipkan anak kecil tersebut kepada pedagang sayur. Kepada pedagang, ibu itu berdalih ingin melihat perahunya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Namun hingga menjelang waktu Magrib, ia tak kunjung kembali menjemput anaknya.

Anak yang diketahui bernama Ani itu kemudian menangis, menarik perhatian warga sekitar. Salah seorang warga yang iba membawanya ke rumahnya di belakang Kantor Dinas Perikanan, guna memberikan perlindungan sementara.
Dari pengakuan Ani, ibunya bernama Herlina, dan ayahnya bernama Acos. Ia juga mengatakan bahwa kedua orang tuanya sudah tidak tinggal bersama. Informasi ini menyulitkan aparat setempat melacak keberadaan keluarganya, apalagi Ani juga tidak mengetahui alamat rumahnya.
“Anak ini belum bisa menunjukkan di mana tempat tinggalnya. Kami sudah menyebarkan informasi dan berkoordinasi dengan RT/RW serta pihak kepolisian,” ujar Lurah Ponjalae, saat ditemui di lokasi.
Hingga pukul 22.30 WITA, orang tua maupun keluarga dari Ani belum juga datang menjemput.
Camat Wara Timur, dalam laporannya menyampaikan keprihatinan atas peristiwa ini dan mengajak masyarakat untuk turut membantu.
“Kami berharap kepada seluruh masyarakat, jika ada yang mengenali atau mengetahui keberadaan orang tua atau keluarga dari anak ini, segera melapor ke aparat kelurahan Ponjalae. Keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Sementara itu, pihak Dinas Sosial Kota Palopo juga telah dihubungi untuk mengambil langkah pendampingan dan perlindungan terhadap anak tersebut, jika dalam waktu dekat belum juga ditemukan keluarga yang bertanggung jawab.
***kurty***







