Menu

Mode Gelap
Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu Hadiri Penurunan Bendera HUT Ke-81 Republik Indonesia Kementerian Agraria dan Tata HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu dan Pemkab Luwu Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Integrasi NIB dan NOP Upacara HUT ke-81 RI di Belopa, Kantah Luwu Hadir Bersama Unsur Pemerintahan Kabupaten Luwu Upacara HUT ke-81 RI, Kantah Luwu Teguhkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Estafet Pengabdian Berlanjut, Kantah Luwu Gelar Pisah Sambut Pejabat

Sosial

Emak-Emak Pasar Rakyat Bua Tampil Nyentrik, Hiasan Sayur Dijadikan Kalung & Daster Bikin Penonton Tergelak

badge-check


					Emak-Emak Pasar Rakyat Bua Tampil Nyentrik, Hiasan Sayur Dijadikan Kalung & Daster Bikin Penonton Tergelak Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com,
– Suasana perayaan HUT ke-80 RI di Kecamatan Bua pecah oleh gelak tawa penonton, ketika rombongan emak-emak Pasar Rakyat Bua tampil dalam lomba gerak jalan dengan variasi kostum yang tak biasa. Setiap peserta mengenakan daster warna-warni lengkap dengan hiasan unik di dada, mulai dari dange, terong, dot, hingga aneka sayur-sayuran segar lainnya.
Rabu, (13/08/2025).

Kreativitas para emak-emak ini membuat suasana kian meriah. Ada yang menjadikan dange sebagai kalung, terong dan sayur-mayur sebagai ornamen berwarna-warni. Dipadu dengan daster yang berkibar di setiap langkah, penampilan mereka benar-benar mengundang tawa warga di sepanjang rute lomba.

Menariknya, parade nyentrik ini dipimpin langsung oleh Saifullah, yang mengatur barisan dan memberi aba-aba dengan penuh semangat. Kehadirannya semakin memicu antusiasme, membuat rombongan emak-emak tampil semakin percaya diri dan menghibur.

Saat dikonfirmasi awak media, Jumardi selaku salah satu penggagas mengungkapkan, ide ini muncul karena pemukiman mereka berada tepat di kawasan Pasar Rakyat Bua.
“Setiap hari pasar kami melihat berbagai hasil bumi dan dagangan unik di pasar. Dari situ kami pikir, kenapa tidak kami jadikan hiasan untuk lomba? Apalagi dengan daster, biar lebih kocak dan dekat dengan keseharian kami,” ujarnya sambil tertawa.

Sebagai bentuk partisipasi dalam perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, para peserta yang mewakili masyarakat Pasar Rakyat Bua juga menyuarakan semangat mereka di tengah parade.
“Merdekaaaa…!!! NKRI harga mati!!!” teriak rombongan kompak, disambut sorak-sorai penonton di sepanjang jalan.

Penampilan nyentrik ini menjadi sorotan utama perayaan HUT RI di Bua tahun ini. Bagi warga, aksi emak-emak pasar bukan hanya hiburan, tapi juga simbol kreativitas, kebersamaan, dan semangat kemerdekaan yang tak pernah pudar.
***kurty***

Baca juga

Marak Oknum Mengaku Wartawan, IWO Sulsel Minta Masyarakat Lebih Teliti

22 Juni 2026 - 22:05 WITA

Dema FUF UIN Alauddin Kritik GAPEMBI: MBG Harus  Utamakan  Kepentingan Publik , Bukan  Keuntungan

21 Juni 2026 - 19:18 WITA

28 Ekor Sapi Dikurbankan Brimob Tiromanda, Apresiasi Mengalir dari Warga Bua

27 Mei 2026 - 17:16 WITA

MDA Tebar 34 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Peternak dan Koperasi Lokal

26 Mei 2026 - 14:18 WITA

Kilau Prestasi dari Bontocani: Dosen UNCAPI Raih Doktor di Unhas dalam 2 Tahun 4 Bulan, Publikasikan 11 Jurnal dan 2 Buku

25 Mei 2026 - 19:17 WITA

Trending di Sosial