Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Luwu Beri Peringatan Tegas kepada 33 Pejabat yang Baru Dilantik Mahasiswa Semester 1 Ditemukan Meninggal Dirumahnya di Pabbaresseng Bua Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Ajak Masyarakat Urus Sertipikat Tanah Secara Mandiri, Hindari Jasa Calo Transparansi PTSL : 14 Hari Masa Pengumuman PTSL, Masyarakat Diminta Cermati Data Tanah Dari Pegunungan Latimojong ke Polda Metro Jaya, Jejak Pengabdian Irjen Adex Yudiswan Pimpin HKTI Luwu, Patahudding Dorong Pertanian dan Kesejahteraan Petani

Budaya

Festival Pesisir Desa Raja: Pemuda Pesisir Jadi Garda Depan Menuju Indonesia Emas

badge-check


					Festival Pesisir Desa Raja: Pemuda Pesisir Jadi Garda Depan Menuju Indonesia Emas Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com
– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, masyarakat pesisir Desa Raja, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, menggelar Festival Pesisir di Pelabuhan Balambang dengan tema “Kekuatan Pemuda Pesisir Menuju Indonesia Emas”. Acara ini digelar pada Minggu, 17 Agustus 2025, mulai pukul 09.00 WITA.

Festival ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Kepala Desa Raja, Tawakkal; Camat Bua, H. Satti Latief, S.Sos; Kepala Desa Tanarigella; perwakilan KKN UIN Palopo; Karang Taruna yang diketuai Arif; BPD bersama anggota; Babinsa Rais Idrus; Bhabinkamtibmas; perangkat desa; tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat setempat.

ini

Camat Bua, H. Satti Latief, S.Sos, secara resmi membuka acara dan memberikan apresiasi terhadap semangat kebersamaan masyarakat pesisir dalam merayakan HUT Kemerdekaan RI. Ia menekankan bahwa peran pemuda adalah kunci dalam menjaga persatuan dan membangun masa depan bangsa.

Ketua Panitia Festival, Arif, yang juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Desa Raja, dalam sambutannya mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam merayakan kemerdekaan. Menurut Arif, tema festival tahun ini mencerminkan semangat untuk memperkuat peran pemuda pesisir dalam pembangunan bangsa dan sekaligus melestarikan budaya pesisir yang menjadi identitas mereka.

Lomba dan Hasilnya
Festival Pesisir ini juga diwarnai dengan berbagai lomba khas pesisir yang diikuti oleh lebih dari 150 peserta dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang tua. Lomba-lomba yang digelar antara lain lomba mancing, lomba layang-layang, dan lomba perahu dayung.

Lomba Perahu Dayung (8 peserta):

Juara 3: Tim Dappu

Juara 2: Tim Bonti

Juara 1: Tim Fiser

Lomba Mancing (65 peserta):

Juara 3: Ruang Tengah

Juara 2: Muk7

Juara 1: Daiwa

Lomba Layang-layang (62 peserta):

Juara 3: Ladosa

Juara 2: Cilon

Juara 1: Zein

Ketua Tim Fiser, yang berhasil meraih Juara 1 dalam lomba perahu dayung mengungkapkan kebanggaannya atas kemenangan timnya. “Kami sangat senang bisa memenangkan lomba ini. Ini adalah hasil dari kerja keras dan kebersamaan kami. Festival seperti ini memberikan semangat baru bagi kami untuk terus melestarikan tradisi pesisir sekaligus mempererat hubungan antarwarga,” ungkapnya”.

Festival ini, selain menjadi hiburan rakyat, juga berfungsi sebagai ruang konsolidasi sosial untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga dan memperkuat identitas pemuda pesisir sebagai garda terdepan dalam pembangunan menuju Indonesia Emas.

“Melalui momentum Hari Kemerdekaan RI, kami berharap pemuda Indonesia, khususnya pemuda-pemudi Desa Raja, dapat menjadi generasi pejuang yang siap menuju Indonesia Emas,” ujar Tawakkal, Kepala Desa Raja.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari masyarakat, Festival Pesisir Desa Raja diharapkan dapat menjadi tradisi yang terus dilaksanakan setiap tahun, memperkuat rasa persatuan dan kesatuan, serta memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan desa dan bangsa.
***kurty***

Baca juga

Ritual Sakral Maddoja Roja Warnai HUT ke-67 Luwu, Doa Bersama Mengawali Mappacekke Wanua

4 Juli 2026 - 19:28 WITA

Mallekke Wai HUT Luwu 67 :Air Sumur Arung Senga Diakar, Gadis Belum Balig Usung Ke Baruga

2 Juli 2026 - 14:28 WITA

Pawai Obor Memadati Jalan Belopa Sambut 1 Muharram 1448H

17 Juni 2026 - 00:19 WITA

Harmoni Tradisi dan Harapan: Tudang Sipulung di Desa Sampa Satukan Petani Sambut Musim Tanam

15 April 2026 - 20:27 WITA

Penutupan Lomba HUT-RI ke-80 di Desa Temboe Meriah, Jadi Ajang Silaturahmi Warga

17 Agustus 2025 - 19:50 WITA

Trending di Budaya