Menu ✖

Mode Gelap
SABUNG AYAM DI BELOPA DIDUGA BERLANGSUNG TIGA HARI, TARUHAN PULUHAN JUTA DAN JUDI DADU JADI SOROTAN Ketua IWO Luwu Raya Miris Lihat Kondisi DLH dan Damkar, Armada Terbatas hingga Petugas Kerap Dimaki Penguatan Tata Kelola Tiga Lembaga Jadi Agenda Rakor Nasional, Ketua Dekranasda Luwu Hadir di Bali Sekda Luwu: Santri Harus Melek Teknologi Tanpa Tinggalkan Akhlak Kantah Luwu Terima Kunjungan Tim Penyusun RDTR Kecamatan Bua, Perkuat Koordinasi Penataan Ruang Kantah Luwu Bahas Pengusulan Tanah Ulayat bersama Lembaga Adat To’ Bua

Budaya

Mallekke Wai HUT Luwu 67 :Air Sumur Arung Senga Diakar, Gadis Belum Balig Usung Ke Baruga

badge-check


					Mallekke Wai HUT Luwu 67 :Air Sumur Arung Senga Diakar, Gadis Belum Balig Usung Ke Baruga Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com,- Air Sumur Arung Senga diarak ke Baruga Arung Senga. Prosesi Mallekke Wai digelar Pemkab Luwu melalui Dinas Pariwisata, Kamis 2 Juli 2026 pukul 09.00 WITA. Ini rangkaian Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67.

Wakil Bupati Muh. Dhevy Bijak Pawindu hadir. Ketua DPRD Ahmad Gazali hadir. Sekda Muh. Rudi hadir. Kepala OPD, tokoh adat, masyarakat Belopa ikut menyaksikan.

Air diambil dari Bubung Parani. Itu Sumur Arung Senga. Dipercaya tempat pemandian Opu Senga. Airnya dipakai masyarakat Luwu untuk ritual adat.

Prosesi mulai pagi. Alasannya: matahari terbit dari timur. Itu tanda kehidupan tumbuh.

Pengambilan air ikut tata cara adat. Air diusung pakai Sinrangeng Lakko. Pengusungnya gadis remaja belum aqil balig. Alasannya: simbol kesucian. Arak-arakan diiringi Palluru Gau. Instrumen adat dibunyikan. Atribut adat dibawa. Pemuka adat pimpin barisan.

Tiba di Baruga Arung Senga, air diletakkan di Lamming Pulaweng. Itu Singgasana Kehormatan. Itu titik akhir ritual.

Dinas Pariwisata Luwu penyelenggara. Mallekke Wai dipakai untuk perkenalan budaya Tana Luwu ke generasi muda.

HUT Luwu ke-67 lewat Mallekke Wai jadi bukti warisan budaya Tana Luwu masih jalan.

Pewarta: Aidil | Redaksi TEROPONGSULSELJAYA.com

Baca juga

Ritual Sakral Maddoja Roja Warnai HUT ke-67 Luwu, Doa Bersama Mengawali Mappacekke Wanua

4 Juli 2026 - 19:28 WITA

Pawai Obor Memadati Jalan Belopa Sambut 1 Muharram 1448H

17 Juni 2026 - 00:19 WITA

Harmoni Tradisi dan Harapan: Tudang Sipulung di Desa Sampa Satukan Petani Sambut Musim Tanam

15 April 2026 - 20:27 WITA

Festival Pesisir Desa Raja: Pemuda Pesisir Jadi Garda Depan Menuju Indonesia Emas

18 Agustus 2025 - 10:38 WITA

Penutupan Lomba HUT-RI ke-80 di Desa Temboe Meriah, Jadi Ajang Silaturahmi Warga

17 Agustus 2025 - 19:50 WITA

Trending di Budaya