Menu

Mode Gelap
Tak Ingin Anak Luwu Tumbuh Terhambat, Bupati Ajak Warga Jadi “Orang Tua Asuh” Lawan Stunting Air Mata Harapan di Balik Duka: Bupati Luwu Serahkan Santunan Rp223,5 Juta untuk Keluarga Nelayan Bone Pute Bupati Luwu dan BPS Sulsel Bahas Sensus Ekonomi 2026, Siap Perkuat Data Daerah Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu Dinkes Luwu Bergerak Cepat, dr. Rosnawary Ungkap Langkah Nyata Menuju Wistara Paripurna 2027

Sosial

Kapolda Sulsel Berganti, IWO Tunggu Sikap Tegas Atas Sobis dan Kekerasan Jurnalis

badge-check


					Kapolda Sulsel Berganti, IWO Tunggu Sikap Tegas Atas Sobis dan Kekerasan Jurnalis Perbesar

MAKASSAR, TEROPONGSULSELJAYA.com, – Pergantian Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi sorotan publik. Momentum ini dinilai penting bukan hanya untuk memperkuat penegakan hukum, tetapi juga mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap aparat di tengah maraknya kasus mandek dan ancaman kejahatan digital.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2192/IX/KEP/2025 tertanggal 24 September 2025, tongkat komando Kapolda Sulsel berpindah dari Irjen Rusdi Hartono kepada Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, menyebut rotasi dan mutasi merupakan hal wajar di tubuh Polri, sekaligus kesempatan untuk menghadirkan pelayanan dan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat.

Namun, Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Sulsel, Zulkifli Thahir, yang akrab disapa Cule, menegaskan pergantian ini harus disertai langkah konkret. Ia menyoroti kasus-kasus besar yang masih mandek di meja penyidik, serta fenomena kejahatan penipuan digital yang di Sulsel dikenal sebagai “Sobis”.

“Beberapa daerah di Sulsel kini menjadi sarang penipuan online. Korbannya banyak, masyarakat sudah sangat resah. Kapolda baru tidak boleh ragu, kasus-kasus ini harus jadi prioritas,” tegas Cule, Jumat, 26 September 2025.

Lebih jauh, Cule juga mengingatkan bahwa persoalan lain yang tak kalah penting adalah kekerasan terhadap wartawan. Ia menuntut agar Humas Polda Sulsel lebih proaktif membangun sinergi dengan organisasi pers, tidak hanya berhenti pada level provinsi, tetapi juga menjangkau kabupaten dan kota. “Perlindungan terhadap jurnalis harus jadi bagian dari komitmen penegakan hukum. Aparat jangan sampai terkesan abai,” tambahnya.

IWO Sulsel menilai, pergantian Kapolda adalah kesempatan emas bagi Polri untuk memperlihatkan keberpihakan kepada masyarakat. Dari penanganan kasus yang tertunda, pemberantasan Sobis, hingga perlindungan terhadap kebebasan pers, publik Sulsel menunggu kepemimpinan yang berani, tegas, dan responsif terhadap tantangan zaman. (*)

Baca juga

Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani

13 April 2026 - 11:29 WITA

Langkah Penuh Doa dan Harapan, Kafilah Luwu Siap Ukir Prestasi di Panggung MTQ Sulsel 2026

10 April 2026 - 20:06 WITA

Harmoni Budaya dan Kolaborasi: Hari Jadi Bone ke-696 Jadi Momentum Persatuan Sulsel

6 April 2026 - 18:43 WITA

Bapanas Bersama Pemkab dan Polres Luwu Sidak Harga dan Mutu Pangan di Pasar Belopa Jelang Idul Fitri 1447 H

16 Maret 2026 - 00:16 WITA

MDA Gelar Media Iftar , Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers

15 Maret 2026 - 10:24 WITA

Trending di Sosial