Menu

Mode Gelap
10 Santri Ma’had Tahfizhul Qur’an Habiburrahman Luwu Resmi Diwisuda sebagai Hafiz 30 Juz Ketua Dekranasda Luwu Ikuti Jalan Sehat HUT Dekranas ke-46, Perkuat Sinergi UMKM dan Gerakan Hidup Sehat KKP Tinjau Lokasi Kampung Nelayan di Luwu, Bupati Patahudding Pastikan Kesiapan Lahan Wastra Khas Luwu Tampil di Premium Expo HUT Dekranas ke-46, Ketua Dekranasda Hadiri Rangkaian Kegiatan Produk UMKM Luwu Tampil di HUT ke-46 Dekranas, Bupati Tinjau Stand Dekranasda Dewan Pers Tegaskan MoU dengan Polri Utamakan Penyelesaian Sengketa Pers Lewat UU Pers

Sosial

MDA Kembali Laksanakan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Latimojong dengan Fokus Deteksi Dini Penyakit

badge-check


					MDA Kembali Laksanakan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Latimojong  dengan Fokus Deteksi Dini Penyakit Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com, – PT Masmindo Dwi Area (MDA) kembali melaksanakan
Program Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis di Kecamatan Latimojong
dengan fokus pada upaya deteksi dini penyakit kronis dan penyakit menular sebagai
langkah preventif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Program pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini merupakan kegiatan
berkelanjutan yang telah dijalankan MDA sejak tahun 2022. Sejak tahun 2024, cakupan
pelaksanaannya diperluas hingga menjangkau 12 desa di Kecamatan Latimojong,
mulai dari Desa Rante Balla hingga Desa Pangi sebagai desa terluar, dengan
menghadirkan layanan kesehatan langsung ke masyarakat guna memperluas akses
pelayanan medis di wilayah terpencil.

Pada periode pelaksanaan kali ini, kegiatan berlangsung selama empat hari, yaitu
pada tanggal 15 hingga 18 Januari 2026. Sebanyak 597 warga tercatat mengikuti
pemeriksaan kesehatan dan pengobatan, dengan proporsi lansia mencapai sekitar 42
persen.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi
medis, serta pemberian obat-obatan sesuai hasil pemeriksaan. Melalui rangkaian
layanan tersebut, tenaga kesehatan juga melakukan identifikasi awal terhadap
indikasi penyakit kronis maupun penyakit yang berpotensi menular di lingkungan
masyarakat.

Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim, menyampaikan bahwa deteksi dini
menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan program kesehatan ini.
“Melalui program pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini, MDA ingin
mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini.

Deteksi awal sangat penting agar potensi penyakit kronis dapat ditangani lebih cepat
sebelum berkembang menjadi lebih serius, terutama pada kelompok lansia, sekaligus
untuk menekan risiko penyebaran penyakit menular,” ujar Mustafa.

Ia menambahkan bahwa program ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan
dalam memperluas akses layanan kesehatan di wilayah terpencil.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pada periode ini, beberapa penyakit yang paling
banyak ditemukan di antaranya myalgia (nyeri otot), dan hipertensi. Temuan tersebut
menjadi dasar bagi perlunya langkah pencegahan lanjutan melalui edukasi kesehatan dan pemantauan berkala.

“Dengan menghadirkan layanan kesehatan langsung ke desa-desa, kami berharap
masyarakat tidak lagi menunda pemeriksaan maupun pengobatan karena
keterbatasan jarak dan fasilitas. Ke depan, MDA akan terus mendorong program-
program kesehatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan program ini, MDA menegaskan perannya dalam mendukung
peningkatan derajat kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional secara
berkelanjutan, sejalan dengan upaya perusahaan dalam membangun hubungan
yang harmonis dan berjangka panjang dengan masyarakat lokal.

Baca juga

Marak Oknum Mengaku Wartawan, IWO Sulsel Minta Masyarakat Lebih Teliti

22 Juni 2026 - 22:05 WITA

Dema FUF UIN Alauddin Kritik GAPEMBI: MBG Harus  Utamakan  Kepentingan Publik , Bukan  Keuntungan

21 Juni 2026 - 19:18 WITA

28 Ekor Sapi Dikurbankan Brimob Tiromanda, Apresiasi Mengalir dari Warga Bua

27 Mei 2026 - 17:16 WITA

MDA Tebar 34 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Peternak dan Koperasi Lokal

26 Mei 2026 - 14:18 WITA

Kilau Prestasi dari Bontocani: Dosen UNCAPI Raih Doktor di Unhas dalam 2 Tahun 4 Bulan, Publikasikan 11 Jurnal dan 2 Buku

25 Mei 2026 - 19:17 WITA

Trending di Sosial