Menu

Mode Gelap
Inspektorat Wilayah III Laksanakan Audit Kinerja Berbasis Risiko di Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan HUT Desa Tana Rigella ke-28, Momentum Satukan Perbedaan dan Perkuat Silaturahmi Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Peti Salu Bua Ditertibkan Dua Hari, 4 Alat Berat Berhasil Dievakuasi Bayi Baru Lahir Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi UGD Puskesmas Larompong Selatan

Sosial

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Desa Temboe Berlangsung Meriah dan Penuh Kebersamaan

badge-check


					Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Desa Temboe Berlangsung Meriah dan Penuh Kebersamaan Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, – Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan terasa di Masjid Ar-Ridha, Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu. Kamis (11/9/2025) sore, panitia pengurus masjid bersama ibu-ibu majelis taklim se-Desa Temboe sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H.

Acara yang dimulai pukul 14.00 WITA itu diawali dengan sholawat bersama oleh ibu-ibu BKMT Dusun Temboe. Dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, momen ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian peringatan Maulid yang mengusung tema “Menjalin Silaturahmi, Memperkuat Persatuan dan Kesatuan.”

Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, di antaranya Pemerintah Desa Temboe, Abd. Azis Tajuddin, S.Pd; Camat Larompong Selatan, Herman Alias, SS; Kepala KUA Larompong Selatan, Asdir Latang, S.Ag; serta Kepala Puskesmas Larompong Selatan, Misliarna, S.Kep, S.K.M.

Dalam sambutannya, Camat Herman Alias menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Temboe atas kekompakan mereka dalam menjaga tradisi keagamaan. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam melibatkan generasi muda.

“Anak-anak perlu dikenalkan pada sejarah Islam sejak dini. Kegiatan Maulid seperti ini adalah ruang edukasi sekaligus perekat silaturahmi,” ujarnya.

Penceramah utama, Ustadz H. Hasanuddin, S.Ag, menegaskan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum meneladani akhlak Rasulullah SAW.

“Maulid harus menjadi dorongan untuk memperbaiki diri, memperkuat silaturahmi, serta mengajarkan sholawat kepada anak-anak maupun orang tua. Rasulullah adalah teladan kejujuran, kasih sayang, dan kebaikan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh jamaah menjadikan peringatan ini sebagai refleksi untuk meningkatkan kualitas ibadah serta komitmen dalam menerapkan ajaran Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Momen Kebersamaan yang Membekas
Dengan kolaborasi panitia masjid dan majelis taklim, peringatan Maulid Nabi 1446 H di Desa Temboe berlangsung penuh kesungguhan. Tidak hanya menjadi ritual tahunan, acara ini juga meninggalkan pesan moral dan spiritual yang mendalam bagi masyarakat.””(al)

Baca juga

Marak Oknum Mengaku Wartawan, IWO Sulsel Minta Masyarakat Lebih Teliti

22 Juni 2026 - 22:05 WITA

Dema FUF UIN Alauddin Kritik GAPEMBI: MBG Harus  Utamakan  Kepentingan Publik , Bukan  Keuntungan

21 Juni 2026 - 19:18 WITA

28 Ekor Sapi Dikurbankan Brimob Tiromanda, Apresiasi Mengalir dari Warga Bua

27 Mei 2026 - 17:16 WITA

MDA Tebar 34 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Peternak dan Koperasi Lokal

26 Mei 2026 - 14:18 WITA

Kilau Prestasi dari Bontocani: Dosen UNCAPI Raih Doktor di Unhas dalam 2 Tahun 4 Bulan, Publikasikan 11 Jurnal dan 2 Buku

25 Mei 2026 - 19:17 WITA

Trending di Sosial