Menu

Mode Gelap
Pembaruan Zona Nilai Tanah, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Libatkan Pemda dalam Rapat Persiapan ZNT Tak Ingin Anak Luwu Tumbuh Terhambat, Bupati Ajak Warga Jadi “Orang Tua Asuh” Lawan Stunting Air Mata Harapan di Balik Duka: Bupati Luwu Serahkan Santunan Rp223,5 Juta untuk Keluarga Nelayan Bone Pute Bupati Luwu dan BPS Sulsel Bahas Sensus Ekonomi 2026, Siap Perkuat Data Daerah Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu

Opini

Bulan Suci Ramadan & Siklus Ekonomi Ummat

badge-check


					Bulan Suci Ramadan & Siklus Ekonomi Ummat Perbesar

OPINI,- TEROPONGSULSELJAYA.Com,- Satu kesyukuran bagi Umat Muslim se-antero jagat raya, khususnya Ummat Muslim di Indonesia dalam Bulan Suci Ramadhan tahun 1442 H / 2021 M karena dapat menjalankan ibadah shalat tarwih di Masjid. Berbeda pada tahun sebelumnya, yakni pada tahun 1421 H / 2020 M karena tidak diperbolehkannya Umat Muslim menjalankan di masjid dalam memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. Walaupun pada tahun ini, menjalankan ibadah shalat fardu dan sunnat telah diperbolehkan di masjid, namun tetap mematuhi protokol Kesehatan sesuai dengan standar anjuran dari pemerintah.

Pada kesempatan ini subtansi pembahasan bukan dalam aspek tersebut, akan tetapi Bulan Suci Ramadhan selalu di indentikkan sebagai bulan penuh berkah akan dilipat gandakannya rezeki bagi siapapun di bulan yang mulia ini. Untaian narasi tersebut memang bukan tanpa dasar, akan tetapi memang menjadi sesuatu yang konkrit. Betapa tidak hal tersebut merupakan sesuatu yang konkrit karena di Bulan Suci Ramadhan seluruh Umat Muslim di wajibkan mengeluarkan zakat Infaq.

Saat ini pemerintah pada semua jenjang sangat mendorong laju siklus pertumbuhan ekonomi secara nasional di tengah Pandemi Covid-19 berjalan secara efektif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh Umat Muslim dalam mendorong pertumbuhan dan pergerakan ekonomi pada semua leading sektor kehidupan masyarakat, yakni dengan zakat tersebut. Saat ini penduduk muslim di Indonesia berjumlah 229 juta jiwa (87,2%) populasi penduduk Indonesia. Berdasarkan data hasil survey Lazismu potensi Zakat di Indonesia untuk tahun 2021 mencapai Rp. 233,84 triliun. Potensi zakat tersebut bersumber 2 jenis Zakat (Fitrah dan Mal).

Jika kita memperbandingkan dengan APBN Tahun 2021 yang berjumlah Rp. 2.750 triliun, dengan potensi zakat senilai Rp. 233,84 triliun, maka konstribusi zakat Umat Islam dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional setara dengan 11,76 %. Pada sektor retail tentunya sangat tinggi, mengingat total populasi penduduk di Indonesia mayoritas muslim dan Bulan Suci Ramadhan, salah satu momentum dalam melakukan aktivitas ekonomi sangat cepat. Salah satu contoh dalam bulan suci Ramadhan ini, yakni zakat fitrah yang memberikan kontribusi selama satu bulan sebesar Rp. 8,1 triliun. Angka ini adalah presentase dari setiap Umat Muslim membayarkan zakat fitrah sebesar Rp. 35.000 dikalikan dengan total penduduk Muslim sebanyak 229 juta jiwa.

Merujuk pada angka tersebut diatas, maka Umat Muslim di Indonesia memiliki konsistensi cukup tinggi dalam pemulihan ekonomi secara nasional selama Pandemic Crisis Global. Belum lagi kita melihat angka pergerakan ekonomi secara riil dari Umat Muslim, mulai dari sektor hulu hingga sektor hilir terjadinya sirkulasi pergerakan ekonomi secara nasional, khususnya di Bulan Suci Ramadhan 1422 H/2021 M.

Reporter: dyroen

Baca juga

Gigi Berlubang Tak Boleh Diabaikan: Risiko Penyebaran Infeksi dan Demam Tinggi

3 Januari 2026 - 21:22 WITA

Harga Gabah Anjlok di Kecamatan Bua: Petani Dipaksa Merugi, Bulog Menghilang Ketika Dibutuhkan

18 November 2025 - 07:26 WITA

Mendidik dalam Bayang Kekuasaan: Mengapa Rakyat Cerdas Sering Dianggap Ancaman”

23 Oktober 2025 - 12:03 WITA

KOLABORASI YANG MENGHIDUPKAN: CERITA RELIMA DAN PERPUSTAKAAN DI BULUKUMBA

13 Oktober 2025 - 00:15 WITA

Di Bawah Kabel Tegangan Tinggi, Negara Diam — Rakyat Dibiarkan Hidup Dalam Ketakutan

11 Oktober 2025 - 10:48 WITA

Trending di Opini