TEROPONGSULSELJAYA.Com- Covid19 telah melandai dan pasti akan berakhir, tanda-tanda berakhir sudah jelas sangat terlihat. Setelah hampir tiga tahun terjadi, saat tanggal 02 Maret 2020 diumumkan pertama silam.
Beberapa Negara sudah melaporkan resmi di akhir tahun 2019 di bulan November-Desember, makanya sering disebut “covid-19′ jenis corona virus disingkat covid ditahun 2019, alias covid-19.
Mulai menginjak akhir tiga tahun berlalu di bulan Desember 2022 dengan varian terbaru strain XBB, XBQ, muncul lagi varian Kraken di akhir Januari 2023 yang tidak bahaya hanya bergejala ringan.
Sehingga pemerintah bersiap menuju transisi ke fase endemik, dimulai dengan dicabutnya PPKM.

Banyak para pakar epidemiologi dan ahli pada saat awal pandemik ini berpendapat dan menganalisisnya. Mereka memperkirakan bahwa pandemik ini akan berakhir sampai maksimal 3 bulan saja mengingat perilaku virus dan respon terhadap tubuh manusia tidak lebih dari 14-21 hari menghilang (tes PCR sudah negatif), ada sebagian lagi ahli memperkirakan tidak lebih 12 bulan.
Para pakar terus berbeda pendapat hanya karena berdasar pada asumsi dari fenomena baru pandemik yang belum dapat diantisipasi oleh dunia saat itu, termasuk ada teori konspirasi barat dalam proxy war dari negara-negara Eropa dan Amerika. Teori ini ternyata salah karena setelah akhir pandemik justru kehancurannya global dimulai dari Eropa dan Amerika baik jiwa maupun kehancuran ekonominya, infrastruktur ekonomi mengalami konstraksi negatif dan pemulihan ekonomi yang buruk, inflasi tak terkendali, pertumbuhan minus.
Dampak pengendalian covid-19 menyita investasi sangat mahal banyak negara tersebut menuju kebangkrutan. Kehancuran ini bertambah setelah dikejutkan serangan Rusia terhadap Ukraina benar-benar menuju resesi. Apakah ini peristiwa yang sambung menyambung?
Apakah perubahan dunia terjadi secara kebetulan atau ada skenario besar dari manusia itu sendiri atau bahkanTuhan sebagai “invisible hand” sebagai sekenario besar menjadi agenda Tuhan menuju takdir dunia ini.
Sebagian masyarakat tidak tergugah dengan kepanikan dunia ini, sebagaian besar masih menganggap dunia ini lagi biasa-biasa saja. Agenda-agenda sosial, politik dan kekuasaan masih diyakini sebagai bagian dari perjuangan masa depan gemilang, disisi lain kita menyaksikan fenomena bukan baik-baik saja; ada kejadian setelah pandemik, muncul kebangkrutan dunia kemudian akan disusul perang dunia ke-3.
Di Negara Indonesia dan Pakistan contoh negara dengan sebagian besar masyarakatnya masih sibuk dengan aktifitas politik, sosial, dan agama, hingar-bingar, intrik politik menjadi isu mainstrain, oposisi berlomba dengan rezim mencari simpati masa untuk mendapatkan legitimasi kekuasaan, tidak ada lagi wacana, diksi yang lebih menarik selain politik kekuasaan tersebut, tanpa disadari mereka, samar tapi pasti Tuhan telah menekan tombol menuju perubahan dunia baru, kepemimpin mutlak hak Tuhan, DIA akan memilih sendiri, dan tidak ada campur tangan manusia. Kedua negara ini sama pola sosial politiknya, di Pakistan ada PTI, ada partai-partai politik, ada tokoh Imran Khan, mantan PM, ada tokoh lama Nawas Syarif dan PM sekarang pasca lengsernya Khan , Sabhaz Syarif dan lainnya, mirip kehidupan di Indonesia.
Fenomena Mimpi Qasim
Ia seorang biasa, normal, bukan pemimpin masyarakat, hukan pendiri ormas partai politik, dan tidak punya masa atau pengikut siapapun. Tapi keistimewaan karena ia adalah manusia pemimpi “mubasyirat” abad milenial. Dan Sangat relevan dengan kondisi kekinian abad milenial menuju transfirmasi dunia baru.
Muhammad Qasim
Mimpi tentang covid-19 dan kejatuhan ekonomi global dan kejadian-kejadian penting yang akan datang.
Dalam mimpi saya yang lain tentang tahun 2015 yang tidak saya bagikan, saya melihat sebuah bangunan tempat binatang-binatang berbahaya dikunci. Satu orang membuka kunci pintu untuk melihat betapa berbahanya hewan.
Pria lain mencoba untuk menghentikannya karena jika hewan-hewan ini akan lepas kendali maka itu akan menjadi masalah lebih besar tetapi dia tidak peduli dia membuka kunci pintu dengan gembira untuk melihat seberapa besar bahayanya, kemudian hewan tersebut tersebar ke seluruh dunia. Orang-orang menjadi panik karena mereka belum mendapatkan pelatihan dan peralatan untuk memerangi mereka.
Dalam mimpi yang lain Keguncangan Ekonomi Akibat Covid-19.
Qasim melihat di mimpi ini bahwa, aku keluar dari rumah dan melihat sebuah taman di sana. Kemudian aku juga melihat sebuah bangunan besar yang sedang dibangun dan hampir selesai. Aku melihat ada aula besar seperti kamar yang memiliki beberapa tempat tidur di dalamnya. Ada seorang yang kukenal tinggal di salah satu tempat tidur dan dia berkata: “Ini tempat tidurku”. Aku berkata pada diriku sendiri, apa yang dia lakukan di sini? Dia juga mengatakan: “Jika orang lain ingin tinggal di sini mereka bisa datang dan tinggal di tempat tidur lain.” Kemudian aku pergi ke salah satu sudut aula besar yang seperti kamar dan melihat sebuah taman di sisi kiri.
Ada orang lain yang aku kenal juga disana. Aku berkata: “Situasi Corona akan tetap sama selama beberapa bulan dan jika karantina ketat diterapkan maka itu akan lebih aman jika tidak virus akan menyebar.” Aku teringat kembali mimpi gempa bumi di benakku, dan kukatakan kepada mereka bahwa ekonomi beberapa negara akan hancur dan guncang karena virus ini.
Sebaliknya, mungkin ada kasus di mana beberapa negara akan hancur hingga hanya nama mereka yang dapat bertahan. Di sini aku teringat bagian dari mimpiku tentang gempa bumi, di mana bangunan bisnis mulai runtuh. Kemudian aku memikirkan negara Pakistan, tetapi aku tidak mengatakan apa-apa karena khawatir hal itu mungkin benar. Ada orang kedua yang mengatakan: “Jika ekonomi negara-negara hancur maka kita harus mendapatkan beberapa dollar dan memesannya, kita harus menyimpan dollar”. Aku berkata kepada mereka: “Tidak! Saranku adalah kita harus membeli dan menyimpan emas karena emas akan diterima di negara mana pun.
Dan mimpi berakhir di sini.
Bila dibaca dan telaah takwil mimpi nya sangat terang bahawa covid-19 adalah ulah manusia sebagai bagian dari Takdir dunia termasuk kejatuhan ekonomi yang sebentar lagi sempurna kejatuhanya.






