Menu

Mode Gelap
Balita yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal di Pengairan Ponrang Selatan Hangatnya Kebersamaan Ramadan, BPN Luwu Buka Puasa Bersama PPAT dan IWO Luwu Raya Dukung Gerakan Pangan Murah, Ketua TP-PKK Luwu Kurniah Patahudding Tinjau Langsung Antusiasme Warga di Belopa Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Pemkab Luwu Gelar Gerakan Pangan Murah: Warga Bisa Beli Sembako Harga Terjangkau Kapolres Luwu Pimpin Apel Pagi dan Pemeriksaan Senpi, Tegaskan Disiplin serta Kepatuhan Prosedur Sambut Idul Fitri 1447 H, Pemkab Luwu Perkuat Koordinasi Jaga Keamanan dan Stabilitas Daerah

Daerah

Pemkab Luwu Siap Kampanyekan Gerakan Makan Telur Tiap Hari Cegah Stunting

badge-check


					Pemkab Luwu Siap Kampanyekan Gerakan Makan Telur Tiap Hari Cegah Stunting Perbesar

Belopa,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Sosial mengikuti pencanangan Gerakan Peduli Stunting (Gadis) 2024 dan Kampanye Makan Telur oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan secara daring di aula rumah jabatan Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu Kecamatan Belopa Utara, Senin kemarin (22/4/2024).

Hadir dalam acara pencanangan peduli stunting dan kampanye makan telur secara daring ini Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan, Suparman, S.Kom, Kepala Dinas Sosial, Hasliana Nurdin dan Kepala Dinas Keseharan, dr. Rosnawary Basir.

Turut hadir pula para pendamping PKH disetiap kecamatan, puluhan ibu hamil dan balita.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu, Hasliana Nurdin mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi Sulsel ini diikuti oleh 24 Kabupaten/kota termasuk Kabupaten Luwu sebagai komitmen untuk mewujudkan Sulsel bebas stunting pada umumnya dan Khususnya Kabupaten Luwu.

“Sesuai arahan bapak Pj Gubernur bahwa dalam rangka mewujudkan Sulsel bebas stunting menuju generasi Indonesia Emas, maka kita harus memastikan setiap anak balita dan ibu hamil didaerah ini mendapatkan akses terhadap sumber protein yang berkualitas”, kata Hasliana Nurdin.

Dirinya menegaskan siap mensukseskan program Gerakan Peduli Stunting dan mengkampanyekan program makan telur setiap hari.

Sementara itu, Kadis Kesehatan, dr. Risnawary Basir menjelaskan bahwa stunting merupakan sebuah permasalahan kesehatan pada anak akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama.

“Akibatnya akan mengganggu tumbuh kembang anak yang berdampak pada tinggi badan anak menjadi lebih rendah atau kerdil”, jelas dr. Rosnawary.

Menurutnya, dengan mengkonsumsi dua butir telur setiap hari bagi ibu hamil serta balita di masa kehamilan dan pertumbuhan anak sangat baik dalam pencegahan stunting sejak dini karena telur mengandung protein cukup tinggi.

Berdasarkan data e-PPGBM pada tahun 2022, prevalensi stunting di Kabupaten Luwu mencapai angka 9,4 persen. Sedangkan pada tahun 2023, prevalensi stunting menurun hingga angka 8,3 persen. Ini menandakan bahwa pemerintah Kabupaten Luwu serius dalam penanganan percepatan penurunan stunting.

Baca juga

Balita yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal di Pengairan Ponrang Selatan

12 Maret 2026 - 12:12 WITA

Hangatnya Kebersamaan Ramadan, BPN Luwu Buka Puasa Bersama PPAT dan IWO Luwu Raya

11 Maret 2026 - 21:31 WITA

Dukung Gerakan Pangan Murah, Ketua TP-PKK Luwu Kurniah Patahudding Tinjau Langsung Antusiasme Warga di Belopa

11 Maret 2026 - 20:28 WITA

Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Pemkab Luwu Gelar Gerakan Pangan Murah: Warga Bisa Beli Sembako Harga Terjangkau

11 Maret 2026 - 20:15 WITA

Sambut Idul Fitri 1447 H, Pemkab Luwu Perkuat Koordinasi Jaga Keamanan dan Stabilitas Daerah

10 Maret 2026 - 19:33 WITA

Trending di Daerah