Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan Pemdes Cimpu Gelar Musrenbang RKP Desa 2027, Bahas Program Prioritas dan Salurkan Insentif Aparat Keagamaan Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial Ditreskrimsus Polda Sulsel dan Polres Luwu Tertibkan Aktivitas PETI di Bajo Barat, Tiga Alat Berat Diamankan

POLRI

Dua Orng Diduga Dalam Kecelakaan Laut di Amankan Resmob Polres Palopo menyebabkan Satu Korban Meninggal dan Satu luka Serius, perairan Marobo

badge-check


					Dua Orng Diduga Dalam Kecelakaan Laut di Amankan Resmob Polres Palopo menyebabkan Satu Korban Meninggal dan Satu luka Serius, perairan Marobo Perbesar

PALOPO,TEROPONGSULSELJAYA.com,- Unit Resmob Satuan Reserse Kriminal Polres Palopo yang dipimpin Kanit Pidum IPDA Hewith S. Manurung, bersama dengan Dantim Resmob AIPDA Ronald Effendi, berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam kecelakaan laut di perairan Marobo, Teluk Bone, yang terjadi pada Rabu (06/11/2024) dini hari.

Kecelakaan tersebut melibatkan tabrakan antara dua perahu yang menyebabkan satu korban meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka serius.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WITA ketika korban Awaluddin (45), seorang nelayan asal Tanjung Ringgit, Kota Palopo, bersama pekerjanya, melaju dengan perahu jenis bala-bala di perairan Marobo.

Saat itu, perahu mereka ditabrak sebuah perahu besar jenis baggo dari arah barat. Akibat tabrakan, korban dan penumpangnya mengalami benturan keras. Awaluddin kemudian ditemukan meninggal dunia dengan luka robek di bagian kepala.

Setelah menerima laporan, Polres Palopo bersama Basarnas melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Pada pukul 09.10 WITA, jenazah korban berhasil ditemukan. Tim gabungan kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berhasil menemukan perahu baggo yang diduga terlibat di sekitar wilayah Batu Walenrang, Kota Palopo, dengan bercak darah dan tanda benturan di badan perahu.

Dua orang yang berada di perahu baggo saat kejadian, yaitu Awal (25) selaku pengemudi dan Iming (34) selaku penumpang, diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Berdasarkan interogasi awal, kedua tersangka mengaku merasakan benturan keras, namun mengaku tidak mengetahui apa yang menyebabkan tabrakan karena kondisi yang gelap.

‘Polres Palopo telah mengamankan kedua tersangka untuk pemeriksaan lebih mendalam serta memasang garis polisi di sekitar perahu baggo sebagai barang bukti,” ungkap Kasi Humas Polres Palopo, AKP Supriadi.

Kasus ini masih dalam proses penyidikan guna mengungkap detail kejadian dan memastikan keadilan bagi korban serta keluarganya. (HPP)

Baca juga

1.700 Rider Jelajahi Alam Luwu, Trail Bhayangkara Part 2 Dipadukan dengan Aksi Sosial

18 Juli 2026 - 18:56 WITA

Ratusan Rider Ramaikan One Day Trail Bhayangkara JEJAL Trabhara Part 2, Wabup Luwu Lepas Peserta

18 Juli 2026 - 18:39 WITA

Kanit Regident Satlantas Polres Majene Bersama HMI dan PMII, Jumat Berkah Di TPQ Qurrah A’yuniyah

10 Juli 2026 - 19:13 WITA

Polres Luwu Gelar Upacara Hari Bhyangkara Ke-80, Kapolres: Kepercayaan Publik Adalah Amanah

1 Juli 2026 - 18:30 WITA

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polres Luwu Adu Presisi di Lapangan Tembak

24 Juni 2026 - 13:45 WITA

Trending di POLRI