KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, -Harapan agar anak-anak di Kabupaten Luwu tumbuh sehat dan cerdas mendorong pemerintah daerah mengambil langkah lebih dekat ke masyarakat. Salah satunya melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang resmi dibuka Bupati Luwu, Patahudding, di Ruang Pola Andi Kambo, Rabu (22/4/2026).
Program ini bukan sekadar kegiatan biasa. Di baliknya, ada upaya nyata untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan perhatian, terutama dalam pemenuhan gizi dan pemantauan tumbuh kembang.
Bupati Patahudding menegaskan, persoalan stunting adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut ambil bagian, bukan hanya pemerintah.

“Kalau kita peduli, kita bisa bantu. Melalui gerakan ini, siapa pun bisa menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang membutuhkan,” ujarnya.
Melalui GENTING, masyarakat diajak mendampingi langsung keluarga berisiko stunting. Pendampingan ini dinilai lebih efektif karena dilakukan secara nyata, bukan hanya berbasis program di atas kertas.

Kepala DPPKB Luwu, Muhammad Afif Hamka, menjelaskan bahwa program ini menyasar seluruh wilayah Luwu, mulai dari 22 kecamatan hingga 227 desa dan kelurahan. Fokusnya adalah ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita dari keluarga berisiko.
“Stunting ini tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. Harus ada kerja sama. Kami berharap semua pihak bisa ikut terlibat dan saling membantu,” katanya.
Dengan data keluarga yang sudah tersedia, para orang tua asuh nantinya dapat memantau langsung kondisi anak, mulai dari asupan gizi hingga perkembangan kesehatannya. Cara ini diharapkan membuat bantuan lebih tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan, pimpinan OPD, camat, tenaga kesehatan, hingga kader pendamping keluarga.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu ingin memastikan tidak ada lagi anak yang tertinggal dalam tumbuh kembangnya. Sebab, masa depan daerah sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya hari ini.






