Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Minta Penyaluran BBM Subsidi Dibenahi, Data Penerima dan Barcode Dievaluasi Kesbangpol Luwu Disorot, IWO Pertanyakan Transparansi Pendataan Organisasi Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyaraka Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik PPAT untuk Perkuat Pelayanan Pertanahan Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Dorong Tertib Pengelolaan Aset Pemerintah melalui Sosialisasi INTIP

Pembangunan

Proyek Rehabilitasi Irigasi Rp17,89 Miliar Dimulai, Layanan Air Sawah di Luwu Ditarget Naik hingga 82,8 Persen

badge-check


					Proyek Rehabilitasi Irigasi Rp17,89 Miliar Dimulai, Layanan Air Sawah di Luwu Ditarget Naik hingga 82,8 Persen Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memulai rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Lengkong Pini Paket 4 di Desa Sampeang, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sabtu (4/7/2026). Proyek senilai Rp17,89 miliar tersebut ditargetkan meningkatkan fungsi layanan irigasi dari 52,8 persen menjadi 82,8 persen atau mencakup sekitar 828 hektare lahan sawah.

Peletakan batu pertama dilakukan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dan Bupati Luwu H. Patahudding. Kegiatan itu turut dihadiri Wali Kota Palopo Naili Trisal, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Kabupaten Luwu, kepala perangkat daerah, serta masyarakat.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan, Astina Abbas, mengatakan rehabilitasi DI Lengkong Pini Paket 4 meliputi penanganan jaringan irigasi sepanjang 11.881 meter, rehabilitasi dua bendung, serta 11 bangunan irigasi.

Menurut Astina, proyek tersebut merupakan bagian dari Program Paket 5 rehabilitasi irigasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan di lima kabupaten dengan delapan daerah irigasi.

Ia menjelaskan masih terdapat sekitar 300 hektare lahan sawah di wilayah Makawa yang belum terlayani jaringan irigasi. Apabila pembangunan saluran lanjutan dapat dilaksanakan, cakupan layanan irigasi diperkirakan meningkat hingga sekitar 1.400 hektare.

Bupati Luwu H. Patahudding mengatakan rehabilitasi jaringan irigasi tersebut diharapkan mendukung aktivitas pertanian masyarakat yang selama beberapa tahun terakhir terkendala akibat kerusakan saluran.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas program rehabilitasi irigasi ini. Sudah hampir tujuh tahun sebagian masyarakat tidak dapat mengelola sawah secara maksimal akibat kondisi jaringan irigasi yang rusak. Mudah-mudahan setelah proyek ini selesai, sawah-sawah masyarakat kembali produktif,” kata Patahudding.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meminta kontraktor melaksanakan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis dan jadwal yang telah ditetapkan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kata dia, juga akan mengevaluasi kebutuhan pengembangan jaringan irigasi di sejumlah wilayah yang belum terlayani.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan juga menyerahkan dua unit traktor kepada Pemerintah Desa Sampeang untuk mendukung kegiatan pertanian. (kom/red)

Baca juga

Proyek Jalan MYC Rp239,7 Miliar di Luwu Dimulai, Ruas Hingga Perbatasan Toraja Utara Ditangani

4 Juli 2026 - 22:08 WITA

Sinergi Bumi Sawerigading: Bupati Luwu dan Danrem 141/Toddopuli Letakkan Batu Pertama Koramil Belopa

10 Juni 2026 - 20:09 WITA

11 Warga Luwu Dapat Rumah Baru 2026, Ini Daftar Nama Penerima dan Lokasinya

29 Mei 2026 - 21:44 WITA

Warga Pertanyakan Dana Rp18 Miliar Ganti Rugi Lahan Runway Bandara Lagaligo Bua.

25 Desember 2025 - 15:46 WITA

Silaturahmi Bersama Pengurus PKK Sulsel, Sofha Marwah Prioritaskan Penurunan Angka Stunting

8 September 2023 - 20:35 WITA

Trending di Pembangunan