KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com — Kabar duka menyelimuti jajaran Polda Sulawesi Selatan. Seorang personel Bintara Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit), Aipda Kusnadi, ditemukan meninggal dunia di kamar mess kawasan pertambangan PT Masmindo Dwi Area (MDA), Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Selasa (3/11/2026) sore.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka tembak pada bagian leher. Di sekitar lokasi kejadian, petugas turut mengamankan satu pucuk senjata api dinas laras panjang jenis V2 Sabhara serta satu selongsong peluru.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal yang dilakukan Tim Inafis Satreskrim Polres Luwu, peristiwa tersebut diduga mengarah pada tindakan bunuh diri. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab dan latar belakang kejadian.

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 15.30 WITA oleh rekan kerja korban, Aiptu Andi Palaloi. Saat kembali dari pos jaga, saksi mendapati pintu kamar mess dalam keadaan terkunci.
Setelah beberapa kali mengetuk pintu tanpa mendapat respons, saksi kemudian meminta bantuan Aiptu Sahrul Mubarak. Keduanya akhirnya membuka pintu secara paksa dan mendapati korban telah tergeletak bersimbah darah di atas ranjang.
Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Didik Supranoto, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (4/11/2026).
“Ditemukan dugaan korban meninggal dunia akibat bunuh diri menggunakan senjata api dinas, dengan kondisi luka tembak pada bagian leher. Serta ditemukan satu buah selongsong peluru di lokasi kejadian,” jelas Didik.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel di Makassar untuk penanganan lebih lanjut.
Meskipun pihak keluarga disebut menolak dilakukan autopsi, kepolisian tetap melakukan pendalaman guna mengungkap secara menyeluruh penyebab, latar belakang, serta motif di balik peristiwa yang menimpa personel Polri tersebut.
Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung.
(red)*







