KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com,-Suara knalpot bising memecah malam di jalur dua Lapangan Andi Djemma, Luwu. Sabtu malam (9/8/2025), puluhan remaja memacu kendaraan tanpa memikirkan risiko. Namun, aksi itu berakhir ketika Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Luwu bergerak cepat dan mengamankan 25 unit sepeda motor yang terlibat balap liar.
Motor-motor tersebut langsung dibawa ke Mako Polres Luwu. Dari pemeriksaan, sebagian besar kendaraan menggunakan knalpot brong, tidak memiliki spion, serta melanggar berbagai aturan lalu lintas lainnya.
Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Sarifuddin, S.H., M.H., menegaskan bahwa balap liar bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi keselamatan.

“Kami mengimbau para orang tua dan masyarakat untuk turut mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai darah anak kita tumpah di jalan hanya karena balapan. Darah saya, darah Anda, darah siapa pun, semuanya berharga. Jangan sampai nyawa melayang sia-sia di jalan raya,” ujarnya.
Meski himbauan dan penindakan sudah gencar dilakukan, polisi masih menemukan remaja yang nekat balapan. Karena itu, peran aktif orang tua menjadi kunci dalam pencegahan.
“Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab semua pihak. Mari kita jaga anak-anak kita agar tidak terlibat dalam kegiatan yang mengancam nyawa,” tambahnya.
AKP Sarifuddin juga mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas.
“Ingat, kecelakaan diawali dari pelanggaran. Saat kami melakukan penindakan, itu berarti kami sedang menyelamatkan nyawa orang lain,” tegasnya.
Satlantas Polres Luwu menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Luwu.(red/hpl)







