Menu

Mode Gelap
Personel Bag SDM dan Sat Samapta Polres Luwu Bagikan Brosur Penerimaan Polri 2026 Ramadan Penuh Berkah, Keluarga Besar Polres Luwu Berbagi Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama Wabup Luwu Buka Amaliyah Ramadhan PMR ke-XI, Tanamkan Semangat Kemanusiaan bagi Generasi Muda Wabup Luwu Dhevy Bijak Pawindu Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Belopa Bupati Luwu Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat, Dorong Hilirisasi dan Pengembangan Hortikultura Buktikan Komitmen dalam Memperbaiki Layanan, Satker Kementerian ATR/BPN Meraih 1 Predikat WBBM dan 31 Predikat WTAB

Bencana

PPNI Jeneponto Dirikan Posko Kesehatan Untuk Korban Banjir Bandang

badge-check


					PPNI Jeneponto Dirikan Posko Kesehatan  Untuk Korban Banjir Bandang Perbesar

Jeneponto 30/1/2019 – Bencana alam banjir bandang yang menerjang Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan yang mengakibatkan beberapa desa terkena dampak banjir bandang sehingga menjadi alasan Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia ( DPD PPNI ) Kabupaten Jeneponto langsung mendirikan posko kesehatan sehari setelah bencana yang melanda sejak 22/1/2019 di Desa Sapanang , Dusun Bantaulu Kabupaten Jeneponto.

” Kami langsung bergerak kelapangan untuk memantau langsung dan mendirikan posko kesehatan serta menyiapkan makanan siap saji, kebutuhan pakaian serta pelayanan posko kesehatan yang standby 24 jam dimana perawat se-kabupaten Jeneponto bergiliran shift untuk membantu korban”, ungkap Rinal selaku Ketua DPD PPNI Jenenpoto.

Dengan berdirinya posko kesehatan DPD PPNI maka bantuan dari lintas daerah pun terus mengalir diantaranya dari DPW PPNI Sul-Sel, DPD PPNI Kota Makassar , HiPGABI ( Himpunan Perawat Gawat Darurat Bencana ) Sulsel, Ikatan Ners Unhas ,dan GNPHI ( Gerakan Nasional Perawat Honorer Indonesia ) Kab. Jeneponto.

” Kami akan Turut berkolaborasi dan berkoordinasi dengan PPNI Jeneponto dalam memberikan bantuan terhadap Korban Banjir sehingga masyarakat mendapat layanan yang baik dan maskimal, ungkap Sudirman Effendi Ketua GNPHI Jeneponto.

Hingga saat ini ,sudah terdata 14 orang korban jiwa meninggal dunia dan beberapa orang masih belum diketahui keberadaannya serta ratusan warga masih berada di posko pengungsian.

” Kami sangat terbantu dengan adanya posko pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh para perawat ,karena kami tak mampu membawa Anak kami ke puskesmas untuk berobat”, Ungkap Erni ,salah satu warga sapanang.

REPORTER: Uyha

Baca juga

Tinjau Layanan Kesehatan, Bupati Luwu Evaluasi Langsung Kondisi Puskesmas Noling

14 Februari 2026 - 12:05 WITA

Menteri Nusron Tegaskan Kesinambungan Tanggung Jawab Negara dan Gotong Royong demi Kebangkitan Masyarakat di Tengah Bencana

10 Februari 2026 - 19:45 WITA

Rumah Ketua IWO Luwu Dilalap Api, Empat Bangunan Ludes dalam Hitungan Menit

6 Januari 2026 - 23:28 WITA

Gigi Berlubang Tak Boleh Diabaikan: Risiko Penyebaran Infeksi dan Demam Tinggi

3 Januari 2026 - 21:22 WITA

Rumah Warga di Bua Luwu Terbakar Saat Malam Tahun Baru

1 Januari 2026 - 00:55 WITA

Trending di Bencana