Menu

Mode Gelap
Pembaruan Zona Nilai Tanah, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Libatkan Pemda dalam Rapat Persiapan ZNT Tak Ingin Anak Luwu Tumbuh Terhambat, Bupati Ajak Warga Jadi “Orang Tua Asuh” Lawan Stunting Air Mata Harapan di Balik Duka: Bupati Luwu Serahkan Santunan Rp223,5 Juta untuk Keluarga Nelayan Bone Pute Bupati Luwu dan BPS Sulsel Bahas Sensus Ekonomi 2026, Siap Perkuat Data Daerah Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu

Daerah

Mengharukan, Dua Sejoli Ini Menikah Di Lokasi Pengungsian Korban Banjir Bandang Masamba Di Luwu Utara

badge-check


					Mengharukan, Dua Sejoli Ini Menikah  Di Lokasi Pengungsian Korban Banjir Bandang Masamba Di Luwu Utara Perbesar

MASAMBA, TEROPONGSULSELJAYA.com — Memasuki hari ke-10 duka korban banjir bandang Masamba di Luwu Utara, hari ini ada cerita bahagia dari 2 warga korban banjir Masamba. Dua kekasih ini sepakat melangsungkan pernikahannya mereka di kawasan pengungsian di Meli, Kecamatan Baebunta, Kamis pagi tadi (23/07/2020).

Foto pernikahan pasangan pengantin ini viral di Media Sosial. Tak hanya disaksikan warga yang berada di lokasi tenda pengungsian Meli, pernikahan ini juga turut dihadiri oleh Komandan Kompi Brimob Baebunta, AKP Laode Rusli.

Menurut Laode Rusli, Keduanya mempelai ini sudah lama merencanakan pernikahan ini, namun karena banjir bandang yang melanda Masamba, akhirnya keluarga menyepakati pernikahan mereka dilangsungkan di lokasi pengungsian ini (pernyataan disalah satu media berita online)

Nama Pengantin Pria adalah Arwin dari Dusun Pebata. Sementara mempelai Wanita, Wanti bernama Anastasya dari Dusun Kamiri dan mereka berdua berasal dari Desa Meli.

Dari Informasi yang kami dapatkan, pernikahan tersebut sempat tertunda akibat wabah Covid-19, lalu mereka sepakat menentukan tanggal kembali. Namun, tiba-tiba pada tanggal 13 Juli 2020 bencana banjir bandang melanda Masamba dan sekitarnya, mereka kemudian mengungsi di Camp Pengungso Meli dan melakasanakan pernikahan tersebut disana pagi tadi.

Pernikahan ini jadi unik dan viral karena dilaksanakan dalam masa darurat bencana, serta kostum pakaian adatnya yang berwarna hijau menambah kesan akan indahnya menjadi Raja dan Ratu sehari di lokasi pengungsian Meli.

Laporan : *Az

Baca juga

Pembaruan Zona Nilai Tanah, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Libatkan Pemda dalam Rapat Persiapan ZNT

23 April 2026 - 08:52 WITA

Air Mata Harapan di Balik Duka: Bupati Luwu Serahkan Santunan Rp223,5 Juta untuk Keluarga Nelayan Bone Pute

22 April 2026 - 17:16 WITA

Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan

21 April 2026 - 18:07 WITA

Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu

21 April 2026 - 18:03 WITA

Libatkan Masyarakat, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Laksanakan Pemeriksaan Lapang PTSL di Desa Cimpu Utara

19 April 2026 - 08:06 WITA

Trending di Daerah