Menu

Mode Gelap
PENINJAUAN LAPANGAN TERKAIT DUGAAN AKTIVITAS TAMBANG DI DESA POSI Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani Perkuat Integritas dan Kinerja, DPRD Luwu Ikuti Bimtek Transparansi Tata Kelola Pemerintahan Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Rumaju, Dorong Kesadaran Masyarakat akan Kepastian Hukum Tanah Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Salubua, Warga Diimbau Tertib Batas Tanah dan Hindari Sengketa

Daerah

Masyarakat Bila Peringatai Hari Kemerdekaan di Kubangan Tambang Galian C

badge-check


					Masyarakat Bila Peringatai Hari Kemerdekaan di Kubangan Tambang Galian C Perbesar

SIDRAP,- TEROPONGSULSELJAYA.com,- Momentum upacara peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75 Tahun, kali ini dirayakan di lokasi kubangan tambang galian C, di Desa Bila, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Senin, (17/08/2020).

Aliansi Masyarakat Peduli Sungai Bila (AMPSB) tersebut merayakan hari kemerdekaan dengan penuh khidmat serta kedukaan atas kerusakan lingkungan akibat ulah pertambangan.

Andi Tenri sangka menyampaikan kepada masyarakat dalam pidatonya bahwa pentingnya menjaga lingkungan, sebab lingkungan ialah subtansi dari sebuah kehidupan.

“Apalagi sungai bila adalah sumber mata air penghidupan rakyat dalam memenuhi kebutuhan sehari-sehari termasuk kebutuhan rumah dan pertanian,”terangnya.

Lanjutnya,” kepada seluruh masyarakat dalam memontum ini kita semua harus tetap bersatu mempertahankan sungai kita demi masa depan generasi, apalagi anak-anak sekolah ikut serta hadir penuh semangat mendukung perjuangan kita semua.

Selain dari pengibaran bendera masyarakat juga membentangkan spanduk yang bertuliskan “Selamatkan Sungai Bila” dan berbagai parian spanduk penolakan tambang yang di pegang oleh anak-anak sekolah.

“Dalam momentum ini kami masyarakat bila juga menghimbau kepada semua elemen pemerintahan mulai dari pemerintah Provinsi dan Kabupaten Sidrap untuk segera menutup tambang-tambang yang beroperasi dan menindaki sesuai dengan kerusakan lingkungan yang mereka lakukan,” tutupnya.

Sebelum penutupan hening cipta untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan dan semua dan 6 masyarakat yang telah meninggal akibat tenggelam di kubangan pertambangan. (Aks)

Reporter: Kadimorfati

Baca juga

Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Rumaju, Dorong Kesadaran Masyarakat akan Kepastian Hukum Tanah

11 April 2026 - 08:42 WITA

Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Salubua, Warga Diimbau Tertib Batas Tanah dan Hindari Sengketa

11 April 2026 - 08:38 WITA

Kantor Pertanahan Kabuapten Luwu Edukasi Warga Setiarejo Terkait PTSL Terintegrasi ILASPP, Perkuat Transparansi dan Kepastian Hukum Pertanahan

11 April 2026 - 08:35 WITA

Sosialisasi PTSL Terintegrasi ILASPP di Tampumia dan Noling, Wujudkan Kepastian Hukum Pertanahan

11 April 2026 - 08:31 WITA

Sosialisasi PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Tanjong, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Tegaskan Layanan Nol Rupiah dan Kepastian Hukum

11 April 2026 - 08:27 WITA

Trending di Daerah