Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan Pemdes Cimpu Gelar Musrenbang RKP Desa 2027, Bahas Program Prioritas dan Salurkan Insentif Aparat Keagamaan Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial Ditreskrimsus Polda Sulsel dan Polres Luwu Tertibkan Aktivitas PETI di Bajo Barat, Tiga Alat Berat Diamankan

Sulsel

Aliansi Mahasiswa Takalar Mempertanyakan Dugaaan Nepotisme dan Merosot nya Kinerja PDAM Takalar

badge-check


					Aliansi Mahasiswa Takalar Mempertanyakan Dugaaan Nepotisme dan Merosot nya Kinerja PDAM Takalar Perbesar

TAKALAR, TEROPONGSULSELJAYA.com -Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Takalar melakukan demonstrasi di beberapa titik sentral di jalan poros Kabupaten Takalar pada hari Selasa 25 Agustus 2020.

Aksi pertama di lakukan di jalan poros jendral Sudirman di depan Kantor PDAM kabupaten takalar dan depan kantor PDAM kabupaten Takalar, setelah menyampaikan apa yang menjadi tuntutan nya di depan kantor PDAM, sejumlah massa aksi bergeser ke depan kantor Bupati Takalar dengan menaiki mobil Trotoar dengan sejumlah orator Aliansi Mahasiswa Takalar.

Titik Aksi ketiga di Sepang Gedung DPRD Takalar untuk menyampaikan aspiran nya setelah beberapa menit dan sejumlah massa Aksi membakar Ban Bekas sebagai rasa kesal karena beberapa menit aksi di lakukan tidak menuai anggota DPRD, namun setelah itu massa aksi di temui anggota DPRD komisi 2 dengan sejumlah anggota dewan nya, antara lain ketua Komisi 2 dan beberapa anggota nya.

Aliansi Mahasiswa Takalar membawa beberapa tuntutan seperti yang di ungkapkan salah satu Orator Fatur Rahman diantara nya mendesak Bupati Takalar mengevaluasi kinerja manajemen Pdam takalar,direktur PDAM bertanggung jawab atas kinerja buruk atas laporan keuangan berdasarkan laporan BPKP, membatalkan SK Penerimaan karyawan 14 orang yang terindikasi kuat adanya unsur nepotisme, mendesak APH Untuk mengusut tuntas penggunaan anggaran pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) Yang lebih belum beroperasi sampai sekarang dan menelan anggaran kurang lebih 1 Milyar,mendesak DPRD untuk memanggil direktur PDAM dan jajarannya atas laporan keuangan yang tidak sehat dan perekrutan karyawan yang sarat akan nepotisme dan tidak transparansi.

Itulah tuntutan yang di bawah oleh Aliansi Mahasiswa Takalar.
Jendral lapangan Taufik juga mempertegas jika ada oknum yang tidak bertanggung jawab dan mengklaim gerakan ini maka mereka adalah penghianat dalam gerakan itu sendiri ungkap Taufik. Jika tuntutan kami tidak di indahkan maka kami akan Melakukan aksi demonstrasi dengan jumlah massa yang besar.(*Aza )

Baca juga

Kementerian Agraria dan Tata HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan

19 Agustus 2026 - 14:13 WITA

54 Ribu Ibu Hamil di Sulsel Ikuti Gerakan Minum MMS, Ketua TP PKK Luwu Hadiri Pencanangan

9 Juli 2026 - 21:57 WITA

Kantah Luwu Hadiri Sidang Perkara di PTUN Makassar sebagai Bentuk Komitmen Penegakan Hukum Pertanahan*

3 Juni 2026 - 20:05 WITA

Pemkab Luwu Bersinergi Program ELEVATE dan CORE untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

20 Mei 2026 - 19:12 WITA

Bupati Luwu Dorong Literasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Keluarga dan UMKM

20 Mei 2026 - 18:33 WITA

Trending di Pemerintahan