MAKASSAR,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, M. TP., IPU. sukses mengangkat nama kampus pencetak pendidik ini di kancah nasional dan internasional. Rupanya hal itu didasari oleh prinsip yang selangkah lebih maju.
Prinsip itu diungkapkan Rektor tersukses sepanjang sejarah UNM ini saat mengawali orasinya sebagai Keynote Speaker dalam Webinar Nasional bertema “Lakon Pendidikan Digital dalam Perspektif Media di Era Kelimpahan” yang digelar Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profesi UNM, via zoom meeting, Sabtu (28/11/2020).
“Pemain bola yang baik mengejar di mana bolanya berada. Tetapi pemain bola yang hebat mengejar ke mana bolanya akan berada!” kata Husain mengungkapkan prinsip kepemimpinannya selama ini.

Menurut putra asli daerah Sulawesi Barat ini, mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi hari ini tidaklah cukup, malah boleh dikata terlambat. Yang justru harus dipersiapkan adalah menghadapi perubahan kondisi ke depan.
Gaya berpikir selangkah lebih maju inilah yang mendasari keputusan-keputusannya selama mengelola UNM 4 tahun terakhir. Alhasil, UNM yang ia terima dalam kondisi defisit di awal menjabat, kini surplus ratusan miliar rupiah setiap tahun. UNM bahkan segera memperluas pundi-pundi investasinya, salah satunya adalah SPBU UNM, dan renovasi Hotel Lamacca menjadi 10 lantai.
Tidak hanya itu, UNM yang sukses mendapatkan predikat kampus berakreditasi A berkat perjuangan Husain Syam, juga akan segera membuka beasiswa untuk mahasiswa internasional. Utamanya untuk generasi muda korban perang di Palestina, Suriah, Rohingya dll.
“Sekarang kita berada di era disrupsi. Telat jika kita masih menyiapkan diri menghadapi revolusi 4.0. Kita justru seharusnya sudah bersiap menghadapi era selanjutnya, yakni era kelimpahan atau abundance era,” imbuhnya.
Sejak 2006, UNM sudah menyiapkan diri menghadapi pendidikan era digital dengan hadirnya elearning.unm.ac.id. Bahkan jauh sebelum pandemi covid-19 merebak, UNM sudah melakukan perkuliahan dengan sistem blender learning (menggabungkan luring dan daring) melalui spada, kelase, lms, MIPAlearn, dan masih banyak lagi.
Sekarang ini, UNM menghadirkan Syam-OK (System Application Manajemen Open Knowledge) yang mengintegrasikan pembelajaran synchronous dan asychronous, termasuk data mahasiswa, SIA, Sinta, dan berbagai sistem lainnya yang selama ini terpisah-pisah.(*)






