Menu

Mode Gelap
PENINJAUAN LAPANGAN TERKAIT DUGAAN AKTIVITAS TAMBANG DI DESA POSI Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani Perkuat Integritas dan Kinerja, DPRD Luwu Ikuti Bimtek Transparansi Tata Kelola Pemerintahan Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Rumaju, Dorong Kesadaran Masyarakat akan Kepastian Hukum Tanah Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Salubua, Warga Diimbau Tertib Batas Tanah dan Hindari Sengketa

Daerah

Harlah NU 95, Pimpinan GP Ansor Ziarah Makam Muassis NU Sulsel

badge-check


					Harlah NU 95, Pimpinan GP Ansor Ziarah Makam Muassis NU Sulsel Perbesar

MAKASSAR,TEROPONGSULSELJAYA.Com- Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulsel dan PC GP Ansor Makassar memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke 95 tahun dengan menziarahi makam Muassis (Pendiri) Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan, Kamis (14/01/2020).

Makam yang diziarahi di antaranya, Makam Datuk Ri Bandang di Jl Sinassara, Makam KH. Ramli dan KH. Ahmad Bone di Pekuburan Bontoala Makassar, serta Makam Syekh Sayyid Djamaluddin Assegaf Puang Ramma di Tambua Maros.

Ketua GP Ansor Sulsel, Rusdi Idrus, menuturkan ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan cinta kepada para ulama pendiri NU yang telah berjuang sehingga NU dapat eksis dan terus memberi manfaat untuk ummat.

“Dengan dilaksanakan ziarah ini kita ingin menyambungkan energi dan keberkahan dengan para pendiri ulama NU. Sehingga kita generasi muda ini bisa merasakan jasa-jasa yang ditorehkan oleh beliau,” ujar Rusdi.

Selain ziarah makam, juga dilakukan silaturahim kepada ulama-ulama pimpinan pondok pesantren. Salah satunya pimpinan Pondok Pesantren MDIA Bontoala AG KH Abdul Muthalib.

Dalam kunjungan itu, KH Abdul Muthalib berpesan
kepada kader GP Ansor meningkatkan muruah ke-NU-an sebagai organisasi warisan dari para ulama-ulama

“Kami berharap GP Ansor ini bisa menjaga warisan para ulama khususnya amaliah-amaliah ke-NU-an, seperti Tawassut, Tawassun, Tasamuh. Dan paling penting Kita ini bukan berpaham ekstrim kiri atau kanan. Kita ini ada di tengah-tengah,” pesan Abdul Muthalib.

Selain Ponpes MDIA Bontoala, silaturahim ke ulama-ulama pimpinan pondok pesantren yang ada di Sulsel masih akan terus dilanjutkan oleh GP Ansor Sulsel.(Aam)

Laporan : Andi Arifandi

Baca juga

Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Rumaju, Dorong Kesadaran Masyarakat akan Kepastian Hukum Tanah

11 April 2026 - 08:42 WITA

Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Salubua, Warga Diimbau Tertib Batas Tanah dan Hindari Sengketa

11 April 2026 - 08:38 WITA

Kantor Pertanahan Kabuapten Luwu Edukasi Warga Setiarejo Terkait PTSL Terintegrasi ILASPP, Perkuat Transparansi dan Kepastian Hukum Pertanahan

11 April 2026 - 08:35 WITA

Sosialisasi PTSL Terintegrasi ILASPP di Tampumia dan Noling, Wujudkan Kepastian Hukum Pertanahan

11 April 2026 - 08:31 WITA

Sosialisasi PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Tanjong, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Tegaskan Layanan Nol Rupiah dan Kepastian Hukum

11 April 2026 - 08:27 WITA

Trending di Daerah