Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan Pemdes Cimpu Gelar Musrenbang RKP Desa 2027, Bahas Program Prioritas dan Salurkan Insentif Aparat Keagamaan Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial Ditreskrimsus Polda Sulsel dan Polres Luwu Tertibkan Aktivitas PETI di Bajo Barat, Tiga Alat Berat Diamankan

Daerah

Duel Panas Perebutan Ketua PSSI Barru

badge-check


					Duel Panas Perebutan Ketua PSSI Barru Perbesar

BARRU,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Kongres Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Barru akan dihelat 21 Februari 2021. Dua tokoh populer daerah ini bakal berebut jabatan untuk memimpin PSSI daerah ini.

Keduanya Sekretaris Kabupaten Barru Abustan,AB dan mantan Calon bupati Barru, Mudassir Hasri Gani( MHG). Pemilihan ketua baru itu bakal dilaksanakan dalam Kongres Askab PSSI Barru, pekan depan.

Meski tersisa lebih dari sepekan waktu pelaksanaan, namun aroma persaingan calon ketua baru begitu kental. Ajang lima tahunan bagi publik sepak bola Barru dihentakkan dengan munculnya dua tokoh populer berebut tahta jabatan ketua.

Bagi dominan orang, PSSI telah menjadi induk organisasi olahraga paling bergengsi. Tak heran, nama se-kaliber Abustan AB, yang tak lain adalah Sekda Kabupaten Barru dan Mudassir Hasri Gani, Putra Sekprov Sulsel tertarik ingin menduduki kursi ketua.

Bak kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), pelaksanaan Kongres PSSI Barru kali ini terbilang paling menyedot perhatian khalayak. Bahkan sosial media ramai dengan euforia atribut dukungan untuk para kandidat.

Seolah perang urat syaraf, warganet ramai memasang masing-masing foto jagoannya di sosmed sebagai bentuk dukungan moril dan doa kemenagan.

Lalu siapa yang paling pantas menahkodai Askab PSSI Barru?, Di dunia persepakbolaan, sepak terjang Abustan AB dan Mudassir Hasri Gani terbilang kontributif.

Abustan adalah pembina SSB Hibridah Barru. Sebuah sekolah sepak bola khusus pembinaan usia dini terbaik di Kabupaten Barru. Jiwa kepemimpinan dalam memanejerial organisasi sudah tak diragukan.

Selain itu, Abustan kerap terlibat memberikan sumbangsih tenaga, pikiran, dan lainnya terhadap kemajuan sepak bola Barru. Bagi mantan Kadis Pendidikan tersebut, sepak bola adalah hobinya.

Berbeda dengan Abustan. Pesaingnya dipl pentas perebutan Ketua Askab PSSI ini datang dari tokoh usia muda namun matang dalam memimpin organisasi. Itulah sosok Mudassir Hasri Gani. Mudassir aktif bermain sepak bola. Ia supporter garis keras PSM Makassar. Di mana pun ‘juku eja’ berlaga ia selalu hadir. Baik tandang ke luar daerah, maupun bermain kandang.

Kecintaannya pada sepak bola juga kerap turut ia tunjukkan di lapangan hijau ketika bermain bersama para punggawa tim Old Star.

Tim ini (old star) dihuni para mantan pemain terbaik di eranya. Berasal dari berbagai klub sepak bola se-Kabupaten Barru. Kepedulian Mudassir terhadap dunia persepak bolaan juga sering terlihat. Seperti memberikan bantuan untuk kemajuan sepak bola Barru.

Duel dua tokoh populer ini sebentar lagi tersaji. Keduanya sama-sama bertekada ingin memajukan sepak bola Barru. Namun peran klub pemegang hak suaralah yang akan jadi penentu kiprah dua tokoh tersebut selanjutnya.

Reporter : Fichar Al-ghazali.

Baca juga

PT Frasta Survey Indonesia Serahkan Hasil PBT PTSL Terintegrasi ILASPP kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu

1 September 2026 - 10:00 WITA

Evaluasi PTSL 2026, Kantor Pertanahan Luwu Dorong Percepatan dan Akurasi Data

23 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik Ketua Panitia Ajudikasi PTSL Tahun 2026

23 Agustus 2026 - 14:24 WITA

Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu Hadiri Penurunan Bendera HUT Ke-81 Republik Indonesia

19 Agustus 2026 - 17:59 WITA

Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu dan Pemkab Luwu Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Integrasi NIB dan NOP

18 Agustus 2026 - 17:06 WITA

Trending di Daerah