Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan Pemdes Cimpu Gelar Musrenbang RKP Desa 2027, Bahas Program Prioritas dan Salurkan Insentif Aparat Keagamaan Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial Ditreskrimsus Polda Sulsel dan Polres Luwu Tertibkan Aktivitas PETI di Bajo Barat, Tiga Alat Berat Diamankan

Daerah

Perjuangan Anak masa depan Bangsa Mengejar Pendidikan Di Pelosok Sinjai Selatan

badge-check


					Perjuangan Anak masa depan Bangsa Mengejar Pendidikan Di Pelosok Sinjai Selatan Perbesar

SINJAI,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Pendidikan menjadi hak dan kewajiban untuk setiap anak bangsa. Pendidikan menjadi sebuah manifestasi masa depan yang lebih cerah dan lebih baik,
Hal ini mendorong Fitri dkk mahasiswa dari UIN Alauddin Makassar yang sedang melakukan kuliah kerja nyata(KKN) Di Sinjai selatan Desa puncak Untuk membantu dan Ikut partisipasi proses mengajar di Sekolah Laskar pelangi kampong boja(21/10/2021)

Melirik dan Melihat sejenak realita perjuangan para pengejar ilmu khususnya anak SD di beberapa daerah pelosok Indonesia dapat di simpulkan bahwa kenyataanya pemerataan pendidikan masih terbilang sangat memperhatinkan, “ungkap Cica “

Ditunjuknya daerah ini menjadi Titik perhatian bagi kami untuk mengambil salah satu program kerja KKN kami , ikut serta menjadi bagian kecil dalam mengawal pendidikan yang tidak tersentuh di kampung Boja.

“Kami melihat perjuangan anak SD 45 Kampung boja Lempangan Sinjai selatan ini menuju ke sekolah sangat terbilang susah dan menyisahkan pilu, perjalanan yang harus ditempuh kurang lebih 1-2 jam dengan naik turun gunung, kemudian prasarana dan sarana sekolah yang terbilang sangat jauh dari kata cukup dan sesuai. Guru yang mengajar hanya 1 orang itupun sudah tua rentah dan beliau harus mengajar anak Kelas 1 -kelas 6. 

Saya sangat berharap Ada lagi bantuan Dana bos yang masuk ke sekolah ini karna sudah lama sekali tidak pernah ada bantuan ataupun dana bos yang masuk ,
Ujar Pak Abdul wahid “guru satu satunya yang mengajar di Sekolah kelas jauh 45
Gedung sekolah yang kami sebut sebagai laskar pelangi, tak jauh berbeda dengan laskar pelangi yang ada di sinema TV nasional Indonesia yang ngetren pada jamannya. Kepiluan mengejar pendidikan di kampung boja ini masih sangat jelas nyata di rasakan. 
 
Kami berharap pemerintah dan seluruh stakeholder terkait tidak menyepelehkan wadah pendidikan negeri ini, dan ikut serta turun menjadi bagian pertanggungjawaban pemerintah mengawal dengan baik, tidak melupakan dan tidak mengabaikan hadirnya kelas jauh ini karena biar bagamana pun sekolah ini tetaplah terpakai sampai kapanpun juga”.

Baca juga

PT Frasta Survey Indonesia Serahkan Hasil PBT PTSL Terintegrasi ILASPP kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu

1 September 2026 - 10:00 WITA

Evaluasi PTSL 2026, Kantor Pertanahan Luwu Dorong Percepatan dan Akurasi Data

23 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik Ketua Panitia Ajudikasi PTSL Tahun 2026

23 Agustus 2026 - 14:24 WITA

Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu Hadiri Penurunan Bendera HUT Ke-81 Republik Indonesia

19 Agustus 2026 - 17:59 WITA

Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu dan Pemkab Luwu Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Integrasi NIB dan NOP

18 Agustus 2026 - 17:06 WITA

Trending di Daerah