Menu

Mode Gelap
Pemdes Temboe Bahas RKPDes 2027, Serap Aspirasi Warga dan Prioritaskan Program Pembangunan Desa Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan Pemdes Cimpu Gelar Musrenbang RKP Desa 2027, Bahas Program Prioritas dan Salurkan Insentif Aparat Keagamaan Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial

Daerah

Diaspora Masyarakat Sulawesi Selatan di Tanah Jawa

badge-check


					Diaspora Masyarakat Sulawesi Selatan di Tanah Jawa Perbesar

DIY,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Budaya merupakan salah satu aspek penting dari kehidupan yang kerap kali dianggap
sebelah mata. Oleh karena itu, Sul-Sel Expo hadir sebagai pemicu kesadaran
masyarakat akan pentingnya pengetahuan budaya itu sendiri. Dengan mengusung
tema “Diaspora Masyarakat Sulawesi Selatan di Tanah Jawa” .

Sul-Sel
Expo menjadi salah satu wadah eksplorasi budaya. Perumpamaan Kapal Pinisi pun diangkat sebagai icon-nya. Kapal Pinisi merupakan simbol Kedigdayaan Pelaut
Indonesia. Produk-produk budaya yang dihasilkan oleh Ikatan Kekeluargaan
Mahasiswa/Pelajar Indonesia (IKAMI) Sulawesi-Selatan D.I. Yogyakarta menjadi
sajian utama Sul-Sel Expo 2021.

Produk-produk budaya tersebut ditampilkan dalam 3 konten acara, diantaranya:
Seminar Nasional, Pameran Karya & Pusaka, dan Pentas Seni. Masing-masing konten
acara memiliki konsep tersendiri yang menunjang kreativitas para Mahasiswa/Pelajar
Sulawesi-Selatan D.I. Yogyakarta untuk menampilkan produk-produk budaya yang
ada di daerahnya masing-masing.

Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Senin, 29 November 2021 di Tasneem
Convention Hotel Yogyakarta. Adapun kegiatan tersebut sebagai wadah untuk
menambah wawasan serta pengalaman baru mengenai budaya-budaya yang ada di
Sulawesi-Selatan. Sul-Sel Expo di 2021 ini berharap bisa menjadi media untuk lebih
memperkenalkan kebudayaan masyarakat Sulawesi-Selatan dari segi makanan,
minuman, tarian, dan juga budaya lainnya ke khayalak umum serta untuk
mempromosikan keindahan, dan keanekaragaman budaya yang ada di Sulawesi- Selatan.

Diantara rentetan konten acara Sul-Sel Expo 2021, Seminar Nasional dengan
mengangkat tema besar acara berhasil menghadirkan 2 pembicara pegiat budaya, yaitu
Nor Sidin Ambo Upe, salah satu putra terbaik Sulawesi-Selatan yang telah
meluncurkan buku tentang sistem penanggalan masyarakat Sulawesi-Selatan
berdasarkan naskah lontara, Bilang Taung. Pembicara kedua Arsa Rintoko, Abdi
Dalem Keraton Yogyakarta yang terpilih sebagai juara 1 terbaik tingkat nasional
untuk kategori Bidang Kepeloporan Sosial Budaya Pariwisata 2017. Selain itu juga, Sul-Sel Expo 2021 ini mengundang IKPMD Sul-Sel D.I. Yogyakarta untuk
menampilkan produk budaya khas nya masing-masing.

Menurut Sandi Dermawan selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa
acara ini diadakan sebagai media pembelajaran bagi Mahasiswa/Pelajar Sulawesi- Selatan yang ada di tanah jawa untuk terus bersama-sama merawat warisan dari para leluhur ,khususnya kebudayaan Sulawesi-Selatan yang ada di daerah kita masing- masing.

“acara ini diadakan sebagai media pembelajaran bagi Mahasiswa/Pelajar Sulawesi- Selatan yang ada di tanah jawa untuk terus bersama-sama merawat warisan dari para leluhur ,khususnya kebudayaan Sulawesi-Selatan yang ada di daerah kita masing- masing”.katanya

Kegiatan acara yang di apresiasi oleh Andi Sudirman Sulaiman, ST (Plt. Gubernur
Sulawesi Selatan), Sri Sultan Hamengku Buwono X (Gubernur D.I. Yogyakarta),
Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si, M.Psi. Psikolog (Kepala Dinas Kebudayaan dan
Kepariwisataan Sulawesi-Selatan), Dian Lakshmi Pratiwi, S.S, M.A,. (Kepala Dinas
Kebudayaan D.I. Yogyakarta), Drs. Muchtar Sanusi (Ketua Umum KKSS D.I.
Yogyakarta) dan Rahmat Al Kahfi (Pengurus Besar IKAMI Sul-Sel).

Apresiasi
beberapa tokoh-tokoh besar tersebut membakar semangat baik panitia dalam
menyukseskan Sul-Sel Expo 2021. Adanya Sul-Sel Expo 2021 ini adalah langkah untuk membangun kesadaran
masyarakat Sulawesi-Selatan di tanah Jawa agar tidak lupa dan terus merawat budaya
asli khas daerahnya.

Maka dari itu kegiatan seperti ini diharapkan kepada
Mahasiswa/Pelajar untuk memperluas wawasannya mengenai budaya yang terus
berkembang di Indonesia. Wawasan tersebut akan memupuk kesadaran
Mahasiswa/Pelajar Sulawesi-Selatan di tanah Jawa tentang pentingnya merawat
ingatan, dan juga melestarikan produk budaya khas daerah-nya. (Red)

Baca juga

PT Frasta Survey Indonesia Serahkan Hasil PBT PTSL Terintegrasi ILASPP kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu

1 September 2026 - 10:00 WITA

Evaluasi PTSL 2026, Kantor Pertanahan Luwu Dorong Percepatan dan Akurasi Data

23 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik Ketua Panitia Ajudikasi PTSL Tahun 2026

23 Agustus 2026 - 14:24 WITA

Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu Hadiri Penurunan Bendera HUT Ke-81 Republik Indonesia

19 Agustus 2026 - 17:59 WITA

Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu dan Pemkab Luwu Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Integrasi NIB dan NOP

18 Agustus 2026 - 17:06 WITA

Trending di Daerah